Mohon tunggu...
Latifah Maurinta
Latifah Maurinta Mohon Tunggu... Novelis - Penulis Novel

Nominee best fiction Kompasiana Awards 2019. 9 September 1997. Novel, modeling, music, medical, and psychology. Penyuka green tea dan white lily. Contact: l.maurinta.wigati@gmail.com Twitter: @Maurinta

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Cantik Luar-Dalam, Itulah Kecantikan Sejati

2 Agustus 2017   06:21 Diperbarui: 4 Agustus 2017   00:06 5326
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

4. Tersenyum

"Ah...cantiknya. Kalo kamu senyum, tambah cantik. Jangan pasang muka dingin, sadis, atau sinis terus. Kamu yang paling cantik di antara saudara-saudaramu, tapi nggak pernah senyum sama sekali."

Saya pernah mendengar ucapan itu. Dan ucapan itu dikhususkan untuk saya. Beberapa orang malah menyebut saya sombong. Namun itu dulu.

Senyum berfungsi seperti make up: memperindah wajah. Dengan senyum, wajah lebih enak dilihat. Roman muka semakin memesona saat dihiasi seulas senyuman. Tidak percaya? Cobalah sendiri. Bandingkan wajah dingin tanpa ekspresi dan wajah berhiaskan senyum, meski tipis dan nyaris tak terlihat sekali pun. Akan terlihat bedanya.

Energi positif pun dapat tercipta melalui senyum. Make up dan perawatan tubuh semahal apa pun rasanya sia-sia saja bila tanpa senyuman dan energi positif.

5. Menciptakan kebahagiaan

"Ma, mau modali aku bisnis bunga kan? Aku suka bunga...dan aku mau bisnis dengan sesuatu yang aku suka."

"Oh...selain inves saham, kamu mau bisnis bunga juga?"

"Iya. Nanti, paling nggak setahun lagi. Pas semester 7. Buat jaga-jaga. Kalo kuliah udah nggak terlalu menyita waktu, aku bisa bisnis juga. Mama mau kasih modal, kan?"

"Mau..."

Sekelumit pembicaraan di waktu malam yang membuat saya bahagia. Senangnya merencanakan masa depan dengan keluarga terdekat. Dan saya berdoa agar diberi kesempatan dan izin oleh Allah untuk merealisasikan semua rencana masa depan itu. Meski demikian, terbersit rasa takut pula. Takut rencana saya gagal, dan takut target-target saya tidak tercapai.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun