Mohon tunggu...
Lanjar Wahyudi
Lanjar Wahyudi Mohon Tunggu... Human Resources - Pemerhati SDM

Menulis itu mengalirkan gagasan untuk berbagi, itu saja. Email: lanjar.w77@gmail.com 081328214756

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

5 Ironi Perilaku Masyarakat Saat Pandemi Meningkat

10 Juli 2021   00:23 Diperbarui: 10 Juli 2021   01:08 750
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Barista sedang menyeduh kopi. Sumber: Pixabay.com

Kikuk ia mendapat masukan dari saya, dengan segera ia mengambil masker, memakainya dan berkata, "Maaf ya Mas, tadi sempat saya lepas waktu mau ke meja depan".  

Mas itu meminta box kardus kemasan ke mbak kasir untuk membungkusnya. Namun sepertinya diameter  roti denga lebar box hampir sama, sehingga agak susah meletakkan roti didalam box. 

Tiba-tiba datang rekan mereka yang lain dari belakang yang dengan sigap hendak menolong, dan yang inipun tidak pakai masker. Terbayang sudah dalam pikiran saya, mereka semua yang ada di dapur toko roti ini pasti tidak ada yang pakai masker. Terbayang mereka bekerja membuat adonan roti sambil ngobrol, ketawa-ketiwi, dan dropletsnya, ampuuun...

Kegusaran saya memuncak dan  setengah berteriak saya berkata, "Mas kalau tidak pakai masker tidak usah pegang-pegang roti yang saya beli dong!" Semua mendadak tercekat, diam. Menyadari kesalahannya orang itu segera undur, meninggalkan kasir dan rekannya yang semakin kikuk dengan saya. 

Akhirnya roti selesai mereka siapkan, dan atas kesalahan ini kasir memotong harga roti yang semula 160 ribu menjadi 150 ribu. Saya menolak namun mereka meminta saya menerima karena ini faktor kesalahan pelayanan mereka. Hmmmm..

Tukang Mie Ayam yang Tidak Prokes

Kenapa ya kebanyakan penjual mie ayam tidak memakai masker saat menyajikan mie untuk para pembelinya? 

Dimana-mana sering saya jumpai tukang mie ayam sambil ngobrol melayani pesanan mie bermangkuk-mangkuk, tanpa rasa sungkan karena tidak memakai masker. Kadang ada yang memakai masker tapi tidak dikenakan dengan benar, sungguh risih melihat cara mereka bekerja.

Ilustrasi Proses penyajian mie ayam. Sumber: Tribunnews.com
Ilustrasi Proses penyajian mie ayam. Sumber: Tribunnews.com

Bisa membayangkan bagaimana higinitas mie ayam yang disiapkan pak tukang mie tersebut? Mungkin kita masih bisa menghibur diri, "Kan, uap dari panci rebusan mie sangat panas, pasti virus-virus pada mati". Tapi siapa yang bisa memberi jaminan? 

Dimasa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini kita menjadi begitu sensitif terhadap hal-hal yang dulu kita anggap biasa. Berbagi  minuman dalam satu botol soft drink, ngobrol sambil ngopi atau menikmati cemilan dengan jarak yang dekat dan tertawa bebas tanpa kenal istilah droplets yang sekarang sangat kita waspadai.

Tentu semua demi kebaikan kita semua, demi mencegah diri kita dan orang lain dari kemungkinan terpapar virus Covid-19 yang  saat ini menumbangkan orang satu persatu.

Bakul Kopi di Depan Rumah Sakit

Suatu kali saya terkena tracing dari Satgas Covid-19 di kantor tempat saya bekerja, karena seorang rekan yang melapor kepada Satgas bahwa dirinya merasa meriang, sedikit batuk, dan ketika periksa ke dokter, ia harus di tes swab antigen. Hasil swab antigen ternyata positif, sontak seluruh kantor dilakukan tracing demi meminimalkan penyebaran virus dikalangan karyawan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun