Mohon tunggu...
Lanjar Triyono
Lanjar Triyono Mohon Tunggu... Mahasiswa - menulis adalah tempat aspirasi hasil pengetahuan penulis dengan imajinasinya. jadilah sukses dari diri sendiri.

Calon Pemimpin masa Depan jalan Allah (Optimis)

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Diksi: September dengan Luka

14 September 2022   08:20 Diperbarui: 14 September 2022   10:13 225 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Berawal dari kegelisahan para mahasiswa dan masyarakat. Dia (September) yang hanya seperti kertas putih yang penuh dengan keindahan dan kerapihan menjadi kurang rusak untuk di lihat dan di pandang. Namun, tidak hanya melulu demo di pinggir jalan ataupun webinar/seminar online. Ada poin penting di kedua sidang tersebut yakni menuntut untuk adil dan sejahtera. 

Ada kata istilah "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing". Jika dilihat kasus bulan september sangat runtut dengan problem yang ada contoh kasus Nasional kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak). 

Kasus ini perlu di tangani secara bersama yang mana telah di tetapkan pada 3 September 2022 pukul 13.30 WIB oleh juru bicara Arifin Tasrif, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM RI) menaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) ; dari pertalite 7.650/liter menjadi 10.000/liter, solar 5.150/liter menjadi 6.800/liter, pertamax 12.500/liter menjadi 14.500/liter.

Namun kasus itu sangat tidak elok jika di perjelas disini karena harus ada analisis yang kuat dan pakar yang ahli dalam bidang ekonomi untuk tetap memperjuangkan masalah BBM dan kenaikan-nya. Tidak cukup disitu saja untuk permasalahan kali ini timbul masalah baru bagi kelas mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menuntut untuk transparansi dalam penegakan kesejahteraan pendidikan. 

Dimana di perjelas oleh salah satu mahasiswa yang bernama  Syaidurrahman Alhuzaify Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga (12 September 2022), tidak mampu jajaran kampus dalam menanggani perm asalahan kampus yang ada. Adapun 7 (tujuh) tuntutan KBMU (Keluarga Besar Mahasiswa Universitas --Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) yang di lakukan antara lain :

1.Turunkan Rektor
2.Turunkan Wakil Rektor lll bidang ke mahasiswaan
3.Usut tuntas kasus intimidasi yang di lakukan rektorat terhadap mahasiswa dan turunkan pihak yang menjadi dalang
4.Keterbukaan informasi publik terhadap pengalokasian dana UKT
5.Naikkan gaji satpam UIN Sunan Kalijaga
6.Klasifikasi ulang penggolongan UKT
7.Perbaikan dan tambah fasilitas mahasiswa kampus.

Dari sekian banyaknya masalah di atas sampai dengan adanya perayaan kebahagian dari para DPR (Dewan Perwakilan Rakyat RI). Merayakan ulang tahun Ibu Puan Maharani yang ke-49 (6 September 2022) dengan kontroversi. Dimana di saat-saat perayaan tersebut aspirasi rakyat dan mahasiswa bergerak untuk meminta keadilan dan keterwakilannya untuk menurunkan harga BBM. 

Akan tetapi dari aktivis 98 sekaligus ketua umum Kaukus Muda Anti Korupsi (Kamaksi) Joko Priyoski, melaporkan Puan Maharani DPR-RI ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). 

Karena melanggar bab ll kode Etik Bagian Kesatuan terkait Kepentingan Umum Pasal 2 ayat 1 dan 2 juncto (berkaitan) bagian kedua soal Integritas pasal 3 ayat 1 dan 2 kodek etik Anggota DPR RI. Namun, pernyataan ini hanya sekedar kritik dan penegasan bukan lagi menjegal Puan kata Joko sebagai aktivis 98. (Kompas.com)

Saya sebagai aktivis GMNI Yogyakarta (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) sangat prihatin dalam bulan september ini mengingatkan saya kepada masa sejarah pergerakan 30 September 1965. Apakah ini akan menjadi masa yang mengerikan atau bahkan sebagai revolusi menuju "Indonesia bangkit"

Saya hanya bisa berspekulasi pendapat yang ada di beberapa surat kabar yang menuntut saya untuk menulis. Sekian kali saya mendengarkan jeritan seorang petani berkata "nak, bagaimana disana, apakah ada kendala soal ekonomi" tutur seorang perkebun kopi. Membuat saya untuk semakin menulis keluh kesah dan jeritan seorang petani dalam Puisi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan