Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Artikel Utama

Populer dalam Sepekan: Masalah Kejiwaan Ferdian Paleka hingga Kemunculan Shanks di Babak 4 Wano Arc

10 Mei 2020   04:53 Diperbarui: 10 Mei 2020   09:44 1199 16 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Populer dalam Sepekan: Masalah Kejiwaan Ferdian Paleka hingga Kemunculan Shanks di Babak 4 Wano Arc
YouTuber Ferdian Paleka saat berada di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020). (Foto: KOMPAS.com/ AGIE PERMADI)

Viralnya sebuah video prank tentang seorang Youtuber Ferdian Paleka beserta temannya yang memberi bantuan kepada transpuan atau waria berupa sembako berisi sampah dan batu menuai kecaman masyarakat.

Prank yang dilakukan Ferdian tersebut dinilai tidak terpuji. Hanya demi konten membuat prank bermodus membagi-bagikan sembako kepada waria.

Sampai akhirnya Ferdian pada hari Minggu malam dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Kemudian, 5 hari setelah itu, tepatnya Jumat (8/5/2020) dini hari, Ferdian berhasil ditangkap di Km 19 Tol Merak-Jakarta.

Tentu ini jadi perhatian publik, pasalnya kini kita mulai bisa memilih dan memilah mana yang bisa kita sebut sebagai hiburan atau justru melecehkan.

Selain kabar penangkapan Youtuber Ferdian Paleka, pada pekan ini Kompasiana juga diramaikan ragam konten menarik lainnya, seperti kritik Najwa Shihab pada DPR hingga wafatnya The Godfather of Broken Heart, Didi Kempot.

Berikut 5 konten menarik dan terpopuler di Kompasiana pekan ini:

1. Prank Tak Pantas, Ini yang Kemungkinan Dialami Ferdian Paleka

Atas prank yang tak pantas dilakukan oleh Youtuber Ferdian Paleka, Kompasianer Endro S. Efendi coba membahas dari sisi kesehatan jiwa yang mungkin dialami oleh Ferdian.

Sebab, merujuk buku Narcisstic Epidemic, apa yang dilakukan Ferdian Paleka bisa jadi termasuk salah satu penyakit kejiwaan. Penyakit tersebut lazim disebut dengan Narcisstic Personality Disorder (NPD).

"Pengidap kepribadian narsistik biasanya merasa bahwa dirinya memiliki pencapaian yang luar biasa dan lebih baik dari orang lain dan merasa bangga secara berlebihan pada dirinya," tulis Endro S. Efendi.

Apalagi, lanjutnya, hal tersebut bisa terjadi meskipun pencapaian yang dimiliki biasa saja.

Pengidap  narsistik juga biasanya memiliki tingkat empati yang rendah kepada orang lain dan menganggap dirinya memiliki kepentingan yang lebih tinggi dari orang lain. (Baca selengkapnya)

2. Haruskah Najwa Shihab Minta Maaf pada Anggota DPR?

Jika melihat uggahan video Najwa Shihab, kita bisa melihat bagaimana ia mencoba melakukan kritik terhadap DPR.

Meski ini bukan kali pertama, tapi pada video berdurasi 4 menit 56 detik tersebut berbuntut panjang dan terus menuai respons negatif dari sebagian anggota DPR. Najwa Shihab diminta untuk meminta maaf.

Kompasianer Wiwin Zein mencermati, yang disampaikan oleh Najwa Shihab sebenarnya biasa saja. Najwa Shihab hanya menyampaikan keresahannya sebagai rakyat terhadap mereka yang mewakilinya.

"Najwa Shihab tidak mengada-ada atau memfitnah. Najwa Shihab menyampaikan fenomena yang memang sedang terjadi di gedung parlemen sana," tulisnya. (Baca selengkapnya)

3. "Boom" Tagihan PLN, Strategi Pembuktian Terbalik?

Banyak yang kaget ketika tagihan untuk bulan April ternyata mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Terlebih, sebenarnya tidak ada kenaikan tarif listrik untuk 3 bulan belakagan ini.

Kompasianer David Firnando Silalahi menduga, nampaknya ada beberapa penyebab yang menjadi naiknya tagihan listrik, seperti tingginya aktivitas selama di rumah kala PSBB.

Sebenarnya, pada kondisi seperti sekarang, PLN menjelaskan bagaimana sistem yang ia gunakan secara detil untuk menghitung rata-rata pemakaian listrik di rumah.

"Untuk persoalan tagihan pelanggan non-subsidi 1.300VA ke atas yang membengkak ini pasti terselesaikan. Kalau kesalahan dari sisi PLN, pasti ada restitusi juga bagi pelanggan, pembayaran bulan berikutnya bisa dikurangi," tulis Kompasianer David Firnando Silalahi. (Baca selengkapnya)

4. Didi Kempot Wafat, Hati Sobat Ambyar Tersayat

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x