Mohon tunggu...
Kompasiana
Kompasiana Mohon Tunggu... Akun Resmi

Akun resmi untuk informasi, pengumuman, dan segala hal terkait Kompasiana. Email: kompasiana@kompasiana.com

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Artikel Utama

Olahraga Boleh, tapi Jangan Sampai Kolaps

16 Juni 2021   22:40 Diperbarui: 17 Juni 2021   12:05 254 14 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Olahraga Boleh, tapi Jangan Sampai Kolaps
Serangan jantung saat olahraga (Dokumentasi Kompasiana)

Kolapsnya Christian Eriksen dan meninggalnya Markis Kido saat berolahraga tentunya membuat kaget semua orang. Serangan jantung yang mereka alami terjadi sangat mendadak dan berpotensi mematikan.

Pengalaman keduanya menjadi alarm bagi kita supaya tetap waspada: jangan terlalu lelah. Jangan memforsir tenaga ketika berolahraga.

Tapi bagaimana sih cara mengetahui porsi olahraga yang pas sesuai kemampuan tubuh kita? Karena, jika melihat Eriksen dan Markis Kido, kan keduanya adalah atlet yang terbiasa melakukan aktivitas berat.

Lalu bagaimana cara memberikan pertolongan pertama bila --amit-amit-- ada temanmu yang kolaps saat olahraga?

Jika kamu adalah dokter, trainer, atau penyuka olahraga, apakah kamu memiliki kiat yang bisa dibagikan?

Mungkin tentang bagaimana cara mengenali kapan tubuh butuh istirahat. Atau adakah ketentuan lama berolahraga sesuai usia? Bagaimana cara pemanasan yang baik supata tubuh tidak kaget? Bagaimana cara membantu pasien serangan jantung saat olahraga?

Yuk, berbagi cara, tahapan, dan kiat di Kompasiana dengan menyematkan Serangan Jantung Saat Olahraga. Supaya ke depannya kita tetap bisa mengambil manfaat berolahraga tanpa dihantui oleh ketakutan kolaps.

Dok. Kompasiana
Dok. Kompasiana

VIDEO PILIHAN