Kompas.com
Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Peringkat Daya Saing Indonesia Naik ke Posisi 45

17 Oktober 2018   13:46 Diperbarui: 17 Oktober 2018   13:49 171 1 0
Peringkat Daya Saing Indonesia Naik ke Posisi 45
Ilustrasi anak muda

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia berada pada posisi ke 45 dari 140 negara dalam indeks daya saing global atau Global Competitiveness Index 2018. Indeks tersebut dirilis oleh World Economic Forum (WEF).

Sebelumnya, Indonesia berada pada peringkat 47 dalam indeks tersebut. Indonesia mencatat skor keseluruhan sebesar 64.

Di dalam indeks tersebut seperti dikutip pada Rabu (17/10/2018), Indonesia unggul dibandingkan Meksiko yang berada di posisi 46, Filipina (56), India (58), Turki (61), dan Brazil (72). Meskipun demikian, indeks daya saing Indonesia kalah dibandingkan Malaysia (25), Rusia (43), dan Thailand (38).

Di dalam pernyataan resminya, WEF menyatakan indeks daya saing disusun secara tahunan untuk mengetahui lanskap daya saing global, sejalan dengan Revolusi Industri Keempat alias Industri 4.0. Di dalam indeks tersebut, AS berada pada peringkat pertama, disusul oleh Singapura, Jerman, Swiss, dan Jepang.

Adapun sejumlah komponen yang diteliti dalam indeks tersebut antara lain institusi, infrastruktur, kesiapan teknologi informasi dan komunikasi, stabilitas makroekonomi, kesehatan, keterampilan, pangsa pasar, pasar tenaga kerja, sistem keuangan, dinamika bisnis, hingga kapasitas inovasi.

"Metodologi Global Competitiveness Report terbaru juga memberikan pandangan tentang kesiapan negara untuk masa depan, modal sosial, hingga dukungan terhadap bisnis disruptif, dan kekhawatiran utang," tulis WEF.

Terkait nilai pada setiap komponen, Indonesia mencatat skor 58 atau peringkat 48 dalam hal institusi. Adapun dalam hal infrastruktur, Indonesia berada pada peringkat 71 atau skor 67.

Soal pengadopsian teknologi informasi komunikasi, Indonesia berada pada peringkat 50 dengan skor 61. Kemudian, dalam hal stabilitas makroekonomi, Indonesia berada di peringkat 51 dengan skor amat tinggi, yakni 90.

Lalu, dalam hal kesehatan dan keterampilan, Indonesia masing-masing berada pada peringkat 95 (skor 72) dan 62 (skor 64). Selanjutnya, dalam hal pasar tenaga kerja, Indonesia berada pada peringkat 82 dengan skor 58.

Terkait dinamika bisnis, Indonesia berada pada peringkat 30 dengan skor 69. Adapun dalam hal kapabilitas inovasi, Indonesia bertengger di posisi 68 dengan skor 37.