Kompas.com
Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

5 Hal Menarik dari Laga Indonesia Selection Vs Islandia

12 Januari 2018   06:29 Diperbarui: 12 Januari 2018   08:19 1004 0 0
5 Hal Menarik dari Laga Indonesia Selection Vs Islandia
Pemain Indonesia Selection, Manahati Lestusen, berduel dengan pemain timnas Islandia, Albert Gudmundsson, pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2018).

KOMPAS.com - Indonesia Selection gagal meraih hasil positif kala menjalani partai persahabatan melawan tim nasional Islandia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2018).

Dalam pertandingan tersebut, Bambang Pamungkas dkk menelan kekalahan telak 0-6 dari Islandia.

Keenam gol Islandia diciptakan oleh Andri Runar Bjarnason (menit ke-30), Kjartan Finnbogason (47'), Ottar Magnus Karlsson (66'), Tryggvi Hrafn Haraldsson (68'), Hjoertur Hermannsson (80'), dan Holmar Oern Eyjolfsson (82').

Baca juga : Islandia Taklukkan Indonesia Selection 6-0

Kompas.com  dan BolaSport.com menghimpun lima hal yang menjadi sorotan dari pertandingan tersebut. Simak ulasannya berikut ini:

1. Diguyur hujan deras

Pertandingan ini diwarnai hujan deras yang disertai petir. Akibatnya, air menggenang di sebagian besar lapangan Stadion Maguwoharjo.

Wasit Yudai Yamamoto (Jepang) yang memimpin laga sampai harus menghentikan pertandingan selama kurang lebih lima menit.

Kondisi lapangan Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (11/1/2018).
Kondisi lapangan Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (11/1/2018).

Lapangan yang becek dinilai pelatih Islandia, Heimir Hallgrimsson, membuat para pemain yang tampil tak dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

2. Robert Rene Alberts dapat pujian

Pelatih tim Indonesia Selection, Robert Rene Alberts.
Pelatih tim Indonesia Selection, Robert Rene Alberts.

Seusai pertandingan, pelatih Indonesia Selection, Robert Rene Alberts, mendapatkan pujian dari pelatih Islandia, Heimir Hallgrimsson.

Hallgrimsson melontarkan pujian atas sikap Rene Alberts yang memutuskan untuk tetap melanjutkan laga meski lapangan diguyur hujan deras.

"Saya menghargai dan mengapresiasi sikap yang ditunjukkan pelatih Indonesia Selection," kata Hallgrimsson.

3. Kemampuan pemain Indonesia disorot

Pemain Indonesia Selection, Toni Sucipto, berebut bola dengan pemain timnas Islandia, Mikael Neville Anderson, pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2018).
Pemain Indonesia Selection, Toni Sucipto, berebut bola dengan pemain timnas Islandia, Mikael Neville Anderson, pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2018).

Menurut Hallgrimsson, pemain Indonesia Selection memiliki kemampuan dan kecepatan yang mumpuni.

Akan tetapi, karena kondisi cuaca buruk dan lapangan tergenang air, para pemain Indonesia Selection tak bisa tampil optimal.

"Kondisi lapangan yang berkubang air membuat kemampuan mereka tak bisa dimanfaatkan," ujar Hallgrimsson.

4. Indonesia Selection minim persiapan

Para pemain Indonesia Selection saat berlatih di Stadion UNY.
Para pemain Indonesia Selection saat berlatih di Stadion UNY.

Kekalahan telak 0-6 yang dialami Indonesia Selection diakibatkan oleh sejumlah faktor, salah satunya soal persiapan.

Pelatih Robert Rene Alberts mengakui bahwa tim asuhannya gagal bermain apik karena minimnya waktu persiapan.

"Seperti yang telah diketahui, kami baru saja menggelar latihan. Apalagi ada tiga pemain yang baru datang dari Madura," kata Rene Alberts.

5. Indonesia setara dengan enam negara lain

Pemain timnas Islandia merayakan gol ke gawang Indonesia Selection pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2018).
Pemain timnas Islandia merayakan gol ke gawang Indonesia Selection pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2018).

Kegagalan Indonesia Selection menjebol gawang Islandia ternyata juga pernah dialami oleh enam negara lain pada 2017 lalu.

Keenam negara yang dimaksud adalah China, Republik Irlandia, Kroasia, Ukraina, Turki, dan Kosovo.

Tentunya hal tersebut menegaskan betapa kokohnya pertahanan Islandia.