Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Masuk Tipi 3 Kali, Gegara Tidak Ada Angka 4 di Tombol Lift

7 Oktober 2021   18:25 Diperbarui: 7 Oktober 2021   18:34 693
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dua kali sudah menjadi narasumber di tipi, CNN Indonesia tepatnya. Sebenarnya belum mengharapkan ada panggilan lagi. Semuanya masih sibuk dengan Corona dan pergantian tahun masih jauh dari agenda.  

Namun, pada tanggal 23 September 2021, pukul 13.21 siang, sebuah pesan hinggap di gawai.

"Selamat siang Pak Rudy, saya Reza dari CNN Indonesia TV. Izin pak bolehkah kami wawancara bapak dengan tema mitos angka 4 pada penomoran lantai gedung?"

Wajah bengong, mulut tak bisa bohong. Tanpa banyak cincong tawaran langsung kuboyong. Masuk Tipi, bagaimana pun juga Acek ini masih masuk dalam golongan kolonial yang anti mainstream. Tipi adalah tontonan wajib di tengah gempuran tipi-tipian ala Youtube.

Jadilah waktu yang disepakati untuk sesi wawancara. Karena ini bukan acara Live seperti dua kali sebelumnya, waktunya lebih fleksibel. Namun, tetap saja harus tampil maksimal. Batik dan gosok gigi. Malu rasanya dilihat engkong-engkong yang masih nonton tipi.

Baca juga: Banjir... The Show Must Go On

Masuk Tipi Pertama Kali (dokpri/cnnindonesia.com)
Masuk Tipi Pertama Kali (dokpri/cnnindonesia.com)

Judulnya pun dahsyat; Kenapa Tidak Ada Angka 4 di Tombol Lift?

Bukan rahasia lagi, jika memang tidak ada angka 4 di sana. Bukan karena lantai gedung hanya tiga tingkat, namun angka 4 dan 13 memang sangat sering dihilangkan.

Persiapan dilakukan sehari sebelum acara. Berbagai teori pun muncul di kepala. Mulai dari numerophobia hingga apophenia. Istilah asing, biar kelihatan keren.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun