Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kitab Kuno Zaman Dinasti Qing, Mengungkap Fakta "Jiang Shi" (Vampire China)

23 Agustus 2020   09:05 Diperbarui: 9 Juni 2021   08:40 5101
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Jiang Shi (sumber: youtube.com)

Dari sinilah kemudian hoax bermunculan mengenai Jiang Shi yang bisa bangkit dari kubur dan mencari mangsa manusia dengan menyerap energi (chi).

"Ah tidak, mayat hidup yang bisa berjalan itu benar ada kok..."

Oke, bagi pembaca yang tetap ngotot kalau ini adalah cerita sesungguhnya, ini ada versi berbeda juga.

Masih dari buku Yuewei Caotang Piji, sang penulis, Ji Xiaolan, mengatakan bahwa jika komposisi kimia dari tanah kuburan tidak cocok dengan organisme hidup, maka mayat tidak akan mengalami proses pembusukan.

Konon bila tidak ditangani dengan baik, maka mayat-mayat ini dapat dimanfaatkan oleh penganut ilmu hitam dengan membuatnya sebagai hantu yang berbahaya.

Baca juga: Jalan Qianmen, Pusat Bisnis Sejak Dinasti Qing

Diyakini, beberapa penganut aliran Taoisme hitam, memiliki kemampuan untuk menggunakan kekuatan supranatural untuk menjadikan mayat hidup ini sebagai pasukan yang kuat untuk mengalahkan musuh-musuhnya.

Caranya membunuh adalah dengan mengigit musuhnya, hingga sang lawan menjadi lemah karena kehilangan energi 'chi' (atau mungkin lebih tepatnya mati karena lemas ketakutan).

Namun ada juga mitos lain bahwa jika ada mayat yang tidak cepat dikuburkan, maka ia bisa hidup jika tersambar pertir atau dilangkahi kucing hitam. Namun syarat tersebut tidaklah cukup, karena sang mayat hidup harus memiliki dendam kesumat dan keinginan untuk balas dendam.

**

Nah, dengan adanya dua versi yang berbeda ini, maka tentu semuanya kembali kepada opini setiap pembaca. Apakah anda termasuk yang skeptis, atau justru memercayai bahwa Jiang Shi adalah praktik sihir dari Tiongkok zaman kuno.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun