Mohon tunggu...
KOMENTAR
Humaniora

Metode Metris Menjadikan Matematika Lebih Mudah

17 Oktober 2012   11:49 Diperbarui: 11 Agustus 2015   20:50 596 0

12 April, 2012 - 13:41 by dedy

Hal tersebut dikemukakan oleh Stephanus Ivan Goenawan, Creator of  Metris dari Universitas Atma Jaya Jakarta pada Seminar Nasional Pendidikan Matematika yang diselenggarakan oleh Himatika FMIPA UNY, baru-baru ini di ruang sidang fakultas.

Dalam makalahnya yang berjudul Metris: The Best Arithmetics For Education Be The Center Knowledge of Arithmetics in The World,  Ivan Goenawan mencontohkan perhitungan menggunakan Metris yaitu  94 kuadrat adalah 9^2|2x9x4|4^2 = 81|72|16 = 8836. Ketentuan untuk notasi pagar metris adalah banyaknya angka harus sesuai dengan jumlah pagar di sebelah kirinya. Oleh karena itu pada kotak kedua dan ketiga angka tujuh dan satu masing-masing dipindah ke kotak pertama dan kedua lalu dijumlahkan dengan angka yang telah ada sebelumnya pada kotak tersebut. Sehingga hasil akhirnya diperoleh delapan ribu delapan ratus tiga puluh enam.

“Salah satu keunggulan Metris dibanding cara hitung vertikal yang telah digunakan oleh manusia selama berabad-abad adalah mampu merubah cara pandang kita terhadap eksekusi bilangan. Dalam alam berpikir konvensional eksekusi kuadrat bilangan yang angkanya lebih besar akan menjadi lebih susah, namun pada Metris tidak selalu demikian justru sebaliknya, dapat lebih mudah,” lanjutnya

Sebagai penyempurna ilmu hitung saat ini, ternyata berhitung menggunakan Metris mampu membuat siswa belajar dengan aktif dan gembira karena tertarik, menyukai, dan senang dengan penggunaan Notasi Pagar pada “Metode Horisontal” (Lina Herlina, Pendidik).  Oleh karena itu, apabila Metris dapat masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional maka Indonesia akan mampu berada satu langkah di depan dibandingkan negara serumpun kita malaysia bahkan dengan negara-negara lain di dalam bidang Ilmu Aritmetika.

Ditambahkan, kemampuan siswa mengenal keteraturan pola angka juga dapat dikembangkan melalui portal-portal metode horizontal. Melalui kemampuan ini Metode Horizontal mampu menciptakan creative human calculator siswa mampu lakukan perhitungan perkalian melebihi kemampuan kalkulator 12 digit. Kemampuan ini bukan lagi merupakan bakat sejak lahir (gifted), tetapi dapat dipelajari melalui Metris sehingga potensi kreativitas siswa dalam berhitung semakin terasah. (witono)

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun