Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Revolusi Patah di Awal Jalan

30 Oktober 2020   18:09 Diperbarui: 30 Oktober 2020   18:21 13 2

Melalui malam-malam panjang, melampiaskan amarah, rasa ingin tahu memuncak, haus akan ilmu pengetahuan pun menembus hingga ubun-ubun

Cita-cita tak di capai dengan gaya malas-malasan, santai-menyantai, melainkan, kerja keras dan kerja cerdas

Lambat laun, semua itu membosankan, entahlah, para perindu perlahan menghilang entah kemana

Ruang-ruang ilmiah pun di ganti dengan berpesta pora di culubbing-culubbing

Rasa bosan mulai menggema, berpengaruh hingga mematikan cita-cita para generasi

Semoga kelak dialektika pengetahuan tumbuh subur, berkembang seperti mata air, agar melahirkan generasi revolusioner

KEMBALI KE ARTIKEL