Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

"Jitak" Telak Buat Poltak si Raja Minyak

24 September 2013   18:58 Diperbarui: 24 Juni 2015   07:27 368 10

kemarin secangkir kopi kau sruput
namun kini terasa kecut
cerutu diselipan jari tanganmu taklagi berkabut
wajahmupun kini semakin kusut

kau dianggap suka bikin ribut
di mediamasa kaupun sering bercarut
makanya mereka banyak yang tak kepencut
karena takut komisi tiga dipimpin badut

anganmu kini menjadi buyar
lantaran bayangan kursi empuk ketua komisi semakin pudar
kau harus introspeksi dan sadar
makanya jangan dulu berkoar-koar

sebagian besar rekanmu menolak
kini kaupun tak bisa mengelak
jitakan telak ‘tuk Poltak Si Raja Minyak
masihkahkau bisa terbahak-bahak?

banyak temanmu yang mencaci
justru kau merasa semakin hepi
karena kau mengatakan akan mendapat jabatan yang lebih tinggi
daripada hanya sebagai ketua komisi

-------

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun