Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Sudahkah Kau Menulis Hari Ini?

10 November 2019   15:33 Diperbarui: 19 November 2019   20:06 240 34
Sudahkah Kau Menulis Hari Ini?

Goresan luka semalam itu?
Cinta yang kandas lagi?
Kenangan getir yang kini menjadi pemicu semangatmu?
Tanya tak berjawab itu?
Harapan yang selalu baru meski dua rindu beradu dalam jemu?

Aku menjumpai sepasang pencinta menggelora.
Ronakan wajah dengan gelak tawa, selagi asmara menggambar nirwana kasat mata.
Kumbang, rama-rama, dan bebungaan bermain senang saksikan mereka.

Seekor burung kecil berkelebat sunyi dalam desir angin sekejap.
Tersesat dari kerumunan di padang gersang.
Aku tertegun. Aku ingin menemaninya mencari kumpulannya.

Lalu aku berpapasan dengannya. Seorang perempuan tua itu berjalan menunduk, berlawanan arah dengan langkahku.
Aku menyapanya ringan.
Menengadahkan wajahnya, dia tersenyum tipis, nyaris terlambat.
Kedamaian hadir di hatiku, sungguh.

Aku menuliskan lengkung indah bibir perempuan itu,
Seiring dengan doa tulusku kepadanya.
Dia membawakanku sebuah cerita,
pertemuan yang tidak terduga.
Kupu-kupu itu menghampiriku.
Kudengar sayup-sayup gelak pencinta, sayup-sayup saja.
Kau? Maukah menulis untukku?

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun