Mohon tunggu...
KOMENTAR
Olahraga

Tubuh Sehat Kunci Kebahagiaan

16 Maret 2013   05:22 Diperbarui: 24 Juni 2015   16:41 305 2

Berolahraga.

Bila saya perhatikan diri saya, kemauan untuk berolah raga itu munculnya naik turun, tidak stabil tidak seperti kemauan untuk makan dan beristirahat. Rasa malas seringkali menjadi penghambat dan pelemah niat untuk berolah raga. Kehadiran teman sangat membantu untuk menguatkan kemauan ini. Maka timbulah kelompok-kelompok olahraga. Kebersamaan dalam berolahraga sungguh memberikan manfaat yang luar biasa, selain badan terasa segar, hati menjadi senang, pikiranpun menjadi jernih kembali. Wajar saja bila kemudian orang mengatakan"Di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat". Pernyataan yang diterjemahkan dari ungkapan Latin yang mengatakan "Mens sana in corpore sano" mahakarya sastra seorang pujangga Romawi, Decimus Lunius Juvenalis, dalam Satire X, sekitar abad kedua Masehi.

Bagaimana pendapat para tokoh dunia tentang olahraga? Nabi Muhammad adalah seorang olahragawan sejati, seperti diungkapkan oleh Rafik Beekun (www.theislamicworkplace.com) dalam artikelnya "Follow the Sunna of the Prophet (s): How Exercise Benefits the Brain and Overall Performance. Rafik mengutip hadits dari Hazrat Ibn Umar (R.A), Nabi Muhammad mengatakan " Ajarkan anak-anak berenang, memanah dan menunggang kuda".Sejalan dengan Nabi Muhammad, Buddha mengatakan: " Tanpa kesehatan, hidup bukanlah hidup, ia hanya sebuah keadaan yang penuh derita-sebuah gambaran kematian". Penulis ternama Deepak Chopra berpendapat; "Cara Anda berfikir, Cara Anda berprilaku, Cara Anda makan, dapat mempengaruhi kehidupan Anda 30 hingga 50 tahun mendatang". Berbicara tentang Olahraga (exercise), Thomas Alva Edison berkeyakinan, dimasa mendatang dokter tidak akan memberikan obat, tetapi mengajak pasiennya untuk makan dengan benar, menghirup udara segar dan berolahraga.

Program Berolahraga

Hal inipun telah disadari betul oleh para pemimpin bangsa kita, di era pemerintahan Bung Karno lahir program "Olahraga untuk Nation and Character Building", Bung Karno berambisi menjadikan Indonesia the best ten (10 besar) di dunia dalam bidang olahraga. Program dimulai dari sekolah SD hingga perguruan tinggi. Di masa pemerintahan Soeharto, lahir program,"Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat". Untuk menyukseskan programnya ini, muncul kemudian Senam Kesegaran Jasmani (SKJ 88). Di masa SBY ada program "Indonesia Emas", untuk mencetak atlet peraih emas di setiap even olahraga internasional. Ketiga program ini untuk mencetak generasi yang tangguh, sehat jasmani dan rohani.

Berolahraga di Ruwais

Bagaimana dengan di Ruwais?, Semangat inipun ternyata telah mengakar, terbukti dengan adanya mentri olahraga disetiap kabinet Indo-Emirates. Tidak tanggung-tanggung, presiden/wakil presiden dan mantan presiden/wakil presiden Indo-Emirates memimpin langsung kegiatan olahraga ini. Untuk bisa bersaing di level internasional, kita membutuhkan fisik dan mental yang kuat. Sejalan dengan program para pemimpin Bangsa, pelatihanpun diawali dari usia dini. Latihan Bulu tangkis untuk anak-anak diawali sejak hari sabtu, 09 Maret 2013, dipimpin langsung oleh Sabariyanto, President Indo-emirates, didampingi oleh Edi dan Asep.

Digabung menjadi satu, olahraga sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Olahraga telah dimulai sejak jaman dahulu kala, seperti di nasehatkan Nabi Muhammad dan Buddha. Selain itu, aktivitas olahraga juga telah dilakukan oleh Leluhur Nusantara, salah satu warisan yang bisa kita lihat hingga kini adalah ilmu olah kanuragan yang dikenal dengan Seni Pencak Silat. Menyadari betapa bermanfaatnya olahraga itu, marilah kita jadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas kehidupan kita seperti makan dan minum. Untuk mengakhiri karya kecil ini perkenankan saya mengutip ungkapan Buddha, " Menjaga kesehatan tubuh adalah sebuah kewajiban... kalau tidak kita tidak akan mampu menjaga pikiran kita kuat dan jernih".

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun