Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Artikel Utama

Cerpen | Rumah

9 Agustus 2017   08:43 Diperbarui: 9 Agustus 2017   19:23 1311 1
Mbah Naryo, lelaki renta yang tidak punya pekerjaan tetap, mampu membeli rumah besar peninggalan almarhum H. Umar, mantan lurah desa, yang saat ini rumah tersebut sudah menjadi milik H. Ali, anak semata wayang almarhum H. Umar, yang sekarang sudah mempunyai rumah besar di samping masjid desa sebelah. Rumah besar peninggalan almarhum H. Umar tersebut sangatlah strategis, sebab berada di sebelah balai desa. Apalagi di depan balai desa akan didirikan sekolah, yang nantinya pasti akan ramai. Sehingga H. Ali menawarkan dengan harga Rp 250.000.000, dan harga tersebut tidak dapat ditawar lagi, dan rencananya uang hasil penjualan rumah tersebut akan dijadikan modal buka usaha ternak ayam petelur.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun