Mohon tunggu...
William Giovanni
William Giovanni Mohon Tunggu... Penulis - Financial Services and Tech Enthusiast

| Financial Services, Tech, and Stock Market Enthusiast | Tukang Ngemil |

Selanjutnya

Tutup

Worklife

Adaptasi Cara Bekerja di Masa Kini, Work Life Blend

5 Desember 2021   20:32 Diperbarui: 5 Desember 2021   20:58 337
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Tanpa disadari cara kita hidup ikut berubah, dikarenakan pandemi Covid-19 yang mengharuskan kita lebih banyak berkegiatan di rumah. Hal ini membawa perubahan gaya hidup kita dari "Work Life Balance" menjadi "Work Life Blend"


Saya sebagai freelancer, sesekali bekerja di kantor klien. Namun, lebih bekerja di kedai kopi. Ada pertimbangan faktor kenyamaman tempat dengan pendingin udara, kursi yang empuk, dan jaringan internet yang stabil. Selain itu juga, memberikan batasan waktu untuk bekerja.

Lalu, sesampainya di rumah saatnya waktu untuk keluarga. Kemacetan dalam perjalanan yang dialami tenyata menjadi jeda dan transisi. Antara waktu bekerja dengan waktu untuk keluarga. Hanya saja saat ini, tidaklah demikian.


Rumah kini menjadi tempat untuk bekerja, tak sekadar sebagai tempat tinggal bersama keluarga. Tak ada lagi batasan yang jelas antara waktu untuk pekerjaan, keluarga, dan diri sendiri di rumah. Semua sudah bercampur menjadi satu.


Awalnya menjadi hal melelahkan harus melakukan bekerja dengan conference call dan berlama-lama menatap layar yang mengurasi energi. Tak sekadar perlu manajemen waktu, tetapi saat ini juga perlu manajemen energi.


Adaptasi Gaya Hidup Work Life Blend


Hingga akhirnya kita sebagai manusia bisa beradaptasi dan menemukan titik "balance" untuk terbiasa dengan gaya hidup "Work Life Blend". Kita jadi merasakan syukur memiliki rumah yang ideal untuk berinteraksi bersama keluarga. Kini hampir setiap waktu terjadi interaksi antara orang tua dengan anak.


Sebelum pandemi, saya lebih banyak bekerja menyelesaikan tugas di kedai kopi. Namun, ketika masa pandemi. Saya tidak bisa bekerja di kedai kopi lagi, demi mengurangi faktor risiko penyebaran. Alhasil saya juga, harus ikutan Work From Home (WFH).


Tentunya tidak mudah awalnya, menemukan titik balance, agar terbiasa dengan gaya hidup "Work Life Blend". Perlunya menghadirkan suasana kerja yang nyaman di rumah, sehingga bisa fokus dalam bekerja. Mulai dari ruangan, kursi yang nyaman, pendingin udara, dan jaringan internet yang dapat diandalkan.


Hadirkan Suasana Kerja Nyaman di Rumah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun