Mohon tunggu...
Nur Hasanah
Nur Hasanah Mohon Tunggu... Guru - Evalutor

Evaluator - Educator - Entepreneur - Writer

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Dukung BNPT Kategorisasikan KKB Papua Sebagai Teroris

11 November 2022   08:01 Diperbarui: 11 November 2022   09:12 695
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: Tribunews.com

disclaimer : Tulisan ini adalah murni hasil karya sendiri dan saya dapat mempertanggungjawabkan 

Ketegorisasi teroris yang disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sangat urgen. Tindakan KKB memang sesuai dengan terminologi terorisme dalam berbagai literatur.

Sebagaimana dilansir dalam berbagai literatur, terorisme adalah penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usaha mencapai tujuan praktik tindakan teror.

Mencermati hal tersebut, kejahatan yang dilakukan KKB sudah sesuai dengan terminologi terorisme itu.

KKB telah menyebabkan banyak jatuhnya korban dan menimbulkan ketakutan yang luas di masyarakat. KKB juga ingin memisahkan diri dari wilayah NKRI.

Sebagaimana kita ketahui bersama, kekejaman KKB telah melanggar HAM. KKB mengancam hak untuk hidup, kebebasan, dan keamanan seseorang. Selain itu, tindakan KKB mempunyai implikasi luas bagi keamanan dan perdamaian global.

Dilansir beberapa sumber, selama kurun waktu Januari hingga Oktober 2022, KKB telah melakukan serangkaian aksi kejamnya yang melecehkan harkat dan martabat manusia.

Tragedi terbaru saja, KKB telah melakukan penyerangan biadab kepada 14 pekerja proyek Jalan Teluk Bintuni-Maybrat di Papua Barat, yang mengakibatkan 4 orang diantaranya tewas.

KKB juga telah merampok 8 orang warga sipil dan seorang TNI di Kampung Baguwo, Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai pada Jumat (7/10/2022) sekitar pukul 15.50 WIT.

Tidak hanya itu, para pemuka agama dan warga sipil lainnya telah dibunuh oleh KKB.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun