Mohon tunggu...
Profil
842 Poin
Aktivis lingkungan 20 tahun lebih di dunia pergerakan dan advokasi rakyat. Pengacara sekaligus peneliti, penulis, analis kebijakan bidang kehutanan dan lingkungan hidup, dan sebagai mediator resolusi konflik sumberdaya alam. Mengabdikan diri selama bertahun-tahun mendampingi kelompok masyarakat adat dan marginal di sekitar kawasan hutan Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Papua dan Papua Barat. Beberapa lembaga yang pernah menjadi tempat beraktivitas adalah Yayasan Pijar Jakarta, WWF Indonesia, ODA - Kerajaan Inggris, WALHI Provinsi Kalimantan Tengah, Birdlife Internasional Indonesia Program, Perhimpunan Burung Indonesia, Perkumpulan Telapak, PT. Carbon Tropic, dan saat ini bekerja sebagai Lanscape Manager Jambi untuk Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (YIDH). Selain itu, juga membangun dan mengembangkan program Community Logging Telapak dan sebagai perancang strategi Implementasi Restorasi Ekosistem pada PT. Restorasi Ekosistem (PT.REKI) yang merupakan Badan Usaha Swasta milik Perhimpunan Burung Indonesia.
Bergabung 15 April 2020
Statistik
31
26,919
53
260
2
24
Khusnul Zaini
27 Oktober 2020 | 1 hari lalu

Sandiaga Uno, Tinggalkan Gerindra Terimalah Pinangan PPP!

Carl J. Friedrich, ilmuwan politik keturunan Jerman-Amerika mengatakan "Partai

Politik
370
8
0
Khusnul Zaini
23 Oktober 2020 | 5 hari lalu

Pesan Moral dan Cermin Sejarah Memilih Kontestan Pilkada

Pada akhirnya, KPUD harus menetapkan para calon Pilkada setelah masing-masing

Analisis
280
17
1
Khusnul Zaini
17 Oktober 2020 | 1 minggu lalu

Peluang Politik Kelola Tambang Rakyat bagi Masyarakat Adat dan Desa

Ketidakpercayaan atas kemampuan masyarakat adat dan desa membangun dan mengelola

Politik
235
5
1
Khusnul Zaini
11 Oktober 2020 | 2 minggu lalu

Antitesis Perspektif Positif Omnibus Law Cipta Kerja

Tokoh filsafat Jean Rosseau yang mengenalkan teori kontrak social, mengatakan

Politik
606
12
3
Khusnul Zaini
02 Oktober 2020 | 3 minggu lalu

Jika Menkes "Terawan" Mundur, Mata Hati "Najwa Shihab" Menangis atau Tertawa?

Sebagai penyebab tunggal atau tidak, tayangan video di kanal Youtube

Politik
797
15
2