Mohon tunggu...
Katedrarajawen
Katedrarajawen Mohon Tunggu... Penulis - Anak Kehidupan

Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis. ________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan waktu terjelma menjadi musik ... dan berkarya dengan cinta kasih: apakah itu? Itu adalah menenun kain dengan benang yang berasal dari hatimu, bahkan seperti buah hatimu yang akan memakai kain itu [Kahlil Gibran, Sang Nabi]

Selanjutnya

Tutup

Humor

Gawat, Anaknya Mirip Saya

11 November 2013   22:02 Diperbarui: 24 Juni 2015   05:17 893
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humor. Sumber ilustrasi: PEXELS/Gratisography

Akhirnya saya ngidam juga buat menulis cerita ngidam. Nekat saja. Padahal belum pernah merasakan ngidam yang sebenarnya. Walau sekarang perutnya sudah hampir mirip yang hamil lima bulanan. Kebanyakan makan, tapi kurang bergerak. Inilah akibatnya.

Tolong, sebelumnya jangan sinis dan jangan cap saya mau sok-sokan kalau bilang,"Beginilah enaknya jadi orang ganteng sampai ada wanita yang rela ngidamin saya saat hamil."

Kenapa bisa? Sim salabim adakadabra ini ceritanya:

Ada teman wanita yang baru melahirkan, sebagai teman baik kami, beberapa orang menjenguk ke rumahnya untuk memberikan selamat.

Tentu yang ingin kami lihat adalah bayinya kira-kira lebih mirip ibu atau bapaknya. Loh, loh, ini kok ada yang ganjil?

"Kok mirip kamu sih? Apalagi hidungnya persis banget sama kamu!" celetuk seorang di antara kami sambil melihat ke arah saya.

Perkataan teman tadi spontan diamini teman-teman yang lain,"Iya, mirip ya?!" semua pandangan mengarah ke arah saya sambil menatap ke saya dan bayinya untuk membandingkan.

Dalam hati saya juga membatin,"Wah, benar juga ya?"

Sekarang giliran teman-teman mengarahkan pandangan ke ibunya bayi dan menyelidiki,"Loh, kenapa bisa mirip sih? Jangan-jangan....?"

Tentu teman-teman cuma mau menggoda. Karena semua tahu tidak mungkin ada apa-apanya dengan saya. Maklum mereka tahu saya orang baik-baik hi hi hi....

Akhirnya dengan sedikit malu teman ini membongkar rahasia bisa memiliki anak yang hidungnya mancung seperti punya saya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun