Mohon tunggu...
Budi Purnomo
Budi Purnomo Mohon Tunggu... lainnya -

Googling saja, dengan kata kunci : Karjodihardjo Media Center

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Ini yang Harus Dilakukan, Jika Anda Diserang Hoax

15 Januari 2017   10:27 Diperbarui: 18 Januari 2017   21:16 1160
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Oleh : Budi Purnomo Karjodihardjo

JIKA Anda selebritas atau public figure, bahkan korporasi terkenal pun bisa menerima serangan hoax yang datangnya entah dari mana dan tidak terduga datangnya kapan.

Hoax adalah suatu kata yang digunakan untuk menunjukan pemberitaan palsu, atau usaha untuk menipu, atau mengakali pembaca atau pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu.

Dari mana produksi hoax ini? Tidak jelas tetapi mestinya bisa ditelusuri. Bisa jadi dari orang yang tidak menyukai keberadaan kita, tapi bisa juga dari orang iseng. Mungkin nerasal dari kompetitor, lawan bisnis, lawan politik, atau bahkan dari karyawan atau fans Anda sendiri.

Pertanyaannya, jika Anda menghadapi serangan hoax yang tentunya tidak Anda harapkan, apa yang harus dilakukan?

Berikut ini, adalah rekomendasi untuk Hoax Handling Management yang disarankan oleh praktisi digital public relations untuk diimplementasikan, sebagai berikut :

1. MEMBUAT KLARISIKASI.

Tentu saja berita yang salah harus diluruskan dan harus diklarifikasikan. Berita yang salah tidak boleh dibiarkan, karena akan menjadi referensi yang salah secara berulang.

Bahkan, jika ditulis terus-menerus, disebarkan terus-menerus, diviralkan lagi terus-menerus, akibatnya akan sangat sangat fatal. Citra personal atau citra korporasi Anda akan jatuh secara sistematis.

Jika ini yang terjadi, Anda harus melakukan upaya pemulihan citra atau image restoration. Caranya bagaimana?

Yang ideal adalah membuat press release (siaran pers) untuk menggelar fakta dan realitas yang sebenarnya terjadi. Distribusikan kepada redaksi media masa terkemuka untuk dipublikasikan segera.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun