Mohon tunggu...
Bintang Eko
Bintang Eko Mohon Tunggu... Penulis - Keterangan Profil

Nyontek artikel milik saya? *sedih *kecewa *berdo'a agar..

Selanjutnya

Tutup

Otomotif

Vario 150 eSP Semakin Menguatkan Cinta Kami

4 Mei 2016   17:06 Diperbarui: 6 Juni 2016   14:35 165
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Memiliki motor matik dari hasil keringat sendiri adalah cita-citaku saat pertama kali diterima kerja. Puluhan tahun menggunakan motor manual membuatku jenuh, terlebih bila badan capek pulang kerja dan jalanan macet, telapak kaki kiri pegal karena sering pindah gigi persneling. Inginlah sekali-kali mengikuti tren menggunakan motor matik. Alhamdulillah aku bisa memiliki Honda Vario 150 eSP November 2015 dari tabunganku sendiri.

Kenapa Memilih Vario 150 eSP?

Masih ingat dulu waktu aku masih kecil bapakku pernah berkata, “Kalau punya motor merk Honda. Irit, perawatannya mudah, kuat nanjak, dan harga jual tinggi.”

Honda Vario 150 eSP. (sumber: http://www.welovehonda.com/vario150/)

Memang benar, selama keluargaku memiliki motor selalu beli merk Honda. Sekiranya motor sudah terlihat uzur dan ketinggalan model, langsung dijual kemudian ganti dengan motor keluaran terbaru. Termasuk saat beli Vario 150 eSP, motor manual yang sering kupakai dijual terlebih dahulu.Dan salah satu keuntungan motor Honda adalah harga purna jualnya masih cukup tinggi.

Aku memilih Vario 150 eSP karena modelnya gagah, strip dan warna Exclusive Black Metallic sangat berbeda dengan varian Vario lain. Awalnya bingung memilih 150 cc atau 125 cc, keputusan akhir aku memilih 150cc, warna hitam polosnya benar-benar gagah dan di daerahku masih jarang yang memiliki varian ini.

vario2a-5729c024d27e618a048b456b.jpeg
vario2a-5729c024d27e618a048b456b.jpeg
Vario 150 ePS belum sempat dicuci.

Alasan lain adalah Vario 150 eSP adalah motor matik Honda berpendingin cairan (radiator). Silsilah keluargaku belum pernah memiliki moto rber-radiator, sehingga Vario 150 eSP milikku adalah pionir motor ber-radiator di keluargaku. Di sinilah letak tantangannya, kami belum berpengalaman merawat motor yang mengusung teknologi baru.

vario4a-5729c0738e7a61c7048b456f.jpeg
vario4a-5729c0738e7a61c7048b456f.jpeg
Logo Idling Stop.

Yang unik ketika itu menurutku adalah adanya fasilitas Idling Stop System (ISS), yaitu teknologi yang otomatis mematikan mesin ketika berhenti lebih dari 3 detik. Mesin akan otomatis hidup kembali ketika gas ditarik. Untuk mengaktifkan atau menonaktivkan ISS cukup dengan menekan tombol yang ada di stang kanan.

Di kunci bawaan Vario 150 eSP, terdapat tombol kecil untuk menghidupkan bunyi atau alarm (Answer Back System), fungsinya adalah untuk memudahkan di mana letak motor Vario 150 eSP diparkir.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun