Mohon tunggu...
Yourkalis Kompasiana
Yourkalis Kompasiana Mohon Tunggu... https://www.youtube.com/channel/UC2diGW2vQTiL9a_mIVtnaSQ

Yourkalis Geographic Youtube Video : https://www.youtube.com/channel/UC2diGW2vQTiL9a_mIVtnaSQ Nasib bangsa ada di tangan anak mudanya Bersatu anak muda, berjaya bangsanya.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019 (GMC) dan Lapisan Ozon

22 Desember 2019   15:11 Diperbarui: 22 Desember 2019   20:25 580 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019 (GMC) dan Lapisan Ozon
dsc02638-jpg-5dff2510097f36289d04a422.jpg

Gerhana Matahari Cincin (GMC) - Solar Eclipse di Indonesia terjadi pada tanggal 26 Desember 2019. Apakah melihat gerhana matahari secara langsung dibolehkan? Jawabannya adalah tidak boleh meskipun hanya beberapa detik karena melihat langsung matahari atau gerhana matahari atau sesaat sebelum dan sesudah gerhana matahari tanpa alat khusus dapat merusak mata. Bahkan kamera pun bisa rusak jika tidak ditambah dengan alat khusus. 

Mengapa melihat detik-detik saat gerhana matahari berbahaya? Atau mengapa melihat sinar matahari langsung berbahaya? Jawabannya adalah karena matahari menghasilkan sinar ultraviolet atau ultraungu (sinar UV). Disebut ultraungu karena sinar atau radiasi ungunya tidak tampak oleh mata manusia, namun sinar atau radiasinya dapat merusak. Sementara mata hanya dapat melihat warna ungu, bukan ultraungu.  

Beruntunglah manusia karena bumi memiliki pelindung atau perisai yang kuat yang dapat mengurangi sinar UV masuk ke bumi. Perisai tersebut bernama atmosfer. Atmosfer memiliki banyak fungsi, salah satunya menyerap sinar UV dari matahari agar tidak semuanya masuk ke bumi. Tuhan telah menciptakan atmosfer agar bumi dapat dijadikan sebagai tempat tinggal bagi makhluk hidup. Tanpa atmosfer, bumi tidak dapat dijadikan sebagai tempat tinggal, dan langit pada siang hari tidak akan berwarna biru atau dengan kata lain siang hari tidak akan secerah sekarang. 

Pada kasus lain, proses pemanasan global dan karbon dioksida yang terlalu banyak dapat merusak lapisan atmosfer sehingga sinar UV yang diserap oleh atmosfer tidak lagi maksimal dan akibatnya sinar UV tersebut lebih banyak yang lolos ke bumi dan sangat membahayakan bumi dalam jangka panjang. Salah satu bagian dari atmosfer yang dirusak oleh pemanasan global dikenal dengan nama lapisan ozon. 

Perlu diingat bahwa atmosfer tersebut suhunya sangat panas, sehingga jangan coba-coba mendekat ke atas sana tanpa pesawat khusus. Saking panasnya, batu dari luar angksa pun yang ukurannya sebesar gedung dapat terbakar menjadi debu. Jika tetap ingin melihat gerhana matahari, gunakanlah kacamata khusus yang berwarna gelap dan wajib mengandung lapisan Neutral density filter 5.0 (ND100000). ND100000 artinya dapat meredupkan cahaya matahari sebanyak 100 ribu kali. Sedangkan untuk kamera gunakanlah alat Neutral density filter 3.8 (ND6310) yang dibeli terpisah. Namun di pasaran, untuk kamera biasanya juga tersedia alat Neutral density filter 3.0 (ND1024, biasanya dikenal dengan nama ND1000). Secara teori, seharusnya ND 3.8 lebih disarankan daripada ND 3.0 untuk kamera. 

  


Karbon dioksida, AC, cat semprot, plastik (dan termasuk kulkas, parfum, hairspray, semprot nyamuk, pembersih rumah) dapat merusak lapisan ozon. Referensi: 

https://youtu.be/aU6pxSNDPhs https://www.idntimes.com/science/discovery/nena-zakiah-1/fakta-ilmiah-ozon 

https://www.suara.com/lifestyle/2019/09/16/133544/hari-ozon-dunia-5-langkah-ini-bisa-cegah-lapisan-ozon-makin-menipis 

https://mediaindonesia.com/read/detail/184701-rusaknya-lapisan-ozon-berdampak-buruk-bagi-kesehatan 

https://sains.kompas.com/read/2011/11/17/16270274/Lapisan.Ozon.Menipis.Kasus.Kebutaan.Tinggi 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x