Mohon tunggu...
Junita
Junita Mohon Tunggu... Guru - Guru

Hobi: baca buku dan renang

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Hierarchy of Needs-Maslow

29 November 2022   03:59 Diperbarui: 29 November 2022   12:04 153
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://brandadventureindonesia.com

Salah satu teori Maslow yang terkenal adalah teori hierarki kebutuhan. Teori ini berawal dari pra-anggapan bahwa pada dasarnya manusia adalah baik. Maslow menjelaskan ada lima macam kebutuhan manusia yang dimodelkan dalam sebuah piramida.

Implikasi teori Maslow dalam dunia  pendidikan sangat penting. Saat proses pembelajaran, guru seharusnya memerhatikan teori ini. Contoh, pada suatu ketika guru menemukan peserta didik yang mengalami kesulitan mengerjakan PR sehingga peserta didik tersebut tidak mengerjakan PR-nya, peserta didik tidak dapat tenang dan selalu gelisah di dalam kelas, atau bahkan peserta didik tidak memiliki motivasi belajar. 

Menurut Maslow, guru tidak dapat langsung menyalahkan anak atas kejadian yang dialami peserta didiknya. Guru perlu menganalisis, mungkin kejadian yang dialami peserta didiknya diawali dengan mengenali apakah anak tersebut belum terpenuhi kebutuhan dasarnya. Mungkin anak-anak tersebut tidak makan pagi yang cukup sehingga di kelas kelaparan dan menyebabkan anak tersebut selalu gelisah, tidak dapat konsentrasi saat belajar di kelas.

Aplikasi Teori Kebutuhan Maslow dalam Pembelajaran

Berikut peran guru dalam memanfaatkan hirarki kebutuhan Maslow:

a. Pemenuhan kebutuhan fisiologis

     * menyediakan ruang kelas yang memadai dan kondusif

     * memfasilitasi kantin dengan harga yang terjangkau

b. Pemenuhan kebutuhan rasa aman

     * Guru menunjukkan rasa aman dengan tidak selalu menunjukkan perilaku mengancam, mengkritik, atau bahkan menghakimi         tanpa terlebih dahulu mengetahui penyebabnya.

 c. Pemenuhan kebutuhan kasih sayang atau penerimaan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun