Mohon tunggu...
Jujun Junaedi
Jujun Junaedi Mohon Tunggu... Lainnya - terus lumampah
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

semangat terus

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Hamba Allah yang Terkasih (Ibadurrahman 1)

26 September 2022   11:42 Diperbarui: 26 September 2022   11:43 186
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Allah SWT menciptakan manusia dengan tujuan agar manusia senantiasa beribadah kepada-Nya.

Quran surat Az-Zariyat ayat 56 menyebutkan "wa maa kholaqtul-jinna wal-ingsa illaa liya'buduun" artinya Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."

Tetapi, tidak sedikit diantara manusia yang lalai terhadap tugas tersebut. Bahkan, banyak manusia yang ingkar dan lari dari perintah-Nya.

Padahal, hakikatnya manusia adalah makhluk yang ingin dikasihani dan disayang oleh Rabbnya yaitu Allah SWT.

Lalu, bagaimana caranya agar kita sebagai makhluk supaya dikasihani dan disayang Allah SWT.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Quran surat ke 25, Al-Furqan Ayat 63 yang berbunyi "wa 'ibaadur-rohmaanillaziina yamsyuuna 'alal-ardhi haunaw wa izaa khoothobahumul-jaahiluuna qooluu salaamaa".

Artinya "adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, "salam,".

Jadi, hamba Allah yang terkasih menurut QS.  Al-Furqan ayat 63 adalah:

Pertama, orang yang senantiasa rendah hati yaitu orang yang tidak sombong.

Orang yang rendah hati akan Allah tinggikan derajatnya di Dunia dan Akhirat
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: {مَنْ تَوَاضَعَ لِلهِ رَفَعَهُ اللهُ وَمَنْ تَكَّبَرَ وَضَعَهُ اللهُ}.
Artinya:
“Nabi SAW bersabda: ‘Barang siapa yang tawadhu’ (rendah hati) karena Allah, maka Allah akan mengangkat (derajat) nya (di dunia dan akhirat). Dan siapa yang sombong maka Allah akan merendahkannya.” (HR Imam Ibnu Mandah dan Imam Abu Nu’aim).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun