Mohon tunggu...
Juandi Manullang
Juandi Manullang Mohon Tunggu... Penulis Lepas

Alumnus FH Unika ST Thomas Sumut IG: Juandi1193 Youtube: Juandi Manullang

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Djarot Sindir Akhyar Nasution, Akankah Hubungan PDIP dan Demokrat Makin Rumit?

11 September 2020   22:15 Diperbarui: 11 September 2020   22:12 218 11 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Djarot Sindir Akhyar Nasution, Akankah Hubungan PDIP dan Demokrat Makin Rumit?
Sumber: Datuk Haris Maulana/detik.com

Ketua DPW PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat menyindir kinerja Plt Walikota Medan Akhyar Nasution yang dianggap tak punya terobosan. Pada waktu lalu pernah juga Djarot mengkritik Akhyar Nasution yang keluar dari PDIP untuk masuk ke Demokrat demi sebuah pencalonan sebagai walikota Medan.

Djarot berkata demikian kepada Akhyar,"Kinerjanya kurang bagus dan tidak ada terobosan yang berarti untuk membenahi infrastruktur perkotaan, seperti jalan, drainase, penghijauan, taman-taman kota, ruang terbuka untuk warga, pusat-pusat ekonomi rakyat, penataan PKL dan pasar-pasar tradisional," ujar Djarot dilansir dari detik.com, 11/9.

Atas apa yang disampaikan Pak Djarot tersebut merupakan kritikan yang tegas dan menyindir pribadi seorang Akhyar.

Hubungan PDIP dan Demokrat makin rumit?

Pernyataan dari Djarot Saiful Hidayat tersebut dapat berdampak pada hubungan PDIP dengan Demokrat makin rumit.

Sebelumnya, Demokrat juga membela Akhyar Nasution yang disindir oleh Djarot karena berpindah partai demi pencalonan sebagai walikota Medan.

Ada juga pernyataan Djarot yang menyinggung Akhyar terkait dugaan masalah hukum MTQ di kota Medan.

Hal itu membuat Demokrat membela Akhyar dan kembali menyerang Djarot. Belum lagi terkait permasalahan pernyataan Puan Maharani terkait Sumatera Barat yang ramai saat ini.

Demokrat akhirnya bersitegang dengan PDIP yang rekomendasinya dikembalikan pasangan Mulyadi-Ali Mukhni di pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Barat.

Ditambah lagi persoalan sindiran dari Djarot kepada Akhyar hari ini akan menambah daftar perseteruan kedua partai politik tersebut.

Tentu, hubungan yang rumit antara PDIP dan Demokrat akan berdampak pada perpolitikan nasional. Apalagi di dalam pilkada dimana setiap partai akan berkoalisi mendukung salah satu paslon jagoan mereka. Bisa jadi PDIP dan Demokrat akan memutuskan hubungan koalisi di pilkada karena hubungan yang makin memanas dan rumit tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN