Mohon tunggu...
Juandi Manullang
Juandi Manullang Mohon Tunggu... Penulis Lepas

Alumnus FH Unika ST Thomas Sumut IG: Juandi1193

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Berdemo Sambil Piknik Bersama

27 Juni 2019   10:40 Diperbarui: 27 Juni 2019   10:45 36 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Berdemo Sambil Piknik Bersama
Sumber: CNN Indonesia/Bimo Wiwoho

Tepat hari ini tanggal 27 Juni 2019, Mahkamah Konstitusi akan membacakan hasil keputusan sengketa pemilu yaitu Pilpres 2019. Hari ini juga kita akan tahu siapa yang menjadi pemimpin Indonesia lima tahun kedepan. Hari ini juga kita akan diuji kedewasaan berdemokrasi, apakah benar-benar semua pihak menghormati putusan MK tersebut.

Terkait itu, aksi demonstrasi pun akan digelar menemani sidang pembacaan putusan. Massa aksi PA 212 akan beraksi mengawal sidang putusan. Tak tahu juga apa yang ada dipikiran massa aksi itu melakukan aksi. Tak relevan memang melihat situasi sekarang sudah kondusif, tetapi datang lagi aksi-aksi lanjutan. Semoga tidak ricuh!.

Menarik juga ketika massa aksi datang dan berkumpul sebelum melakukan aksi hari ini. Dikutip dari cnnindonesia.com, 26/6/2019, mereka duduk bersama sambil menikmati makanan yang disediakan oleh penyumbang dan panitia. Seperti piknik bareng keluarga saja. Kalau mau berpiknik, ya di tempat wisata saja. Hehehehe.

Selain itu juga, ada massa aksi yang berucap lebih baik Pak Prabowo menolak rekonsiliasi dan menolak hasil Pilpres 2019. Ini provokator namanya. Hal seperti inilah yang nanti dapat memicu amuk massa karena ditumpangi provokator.

Berdemonstrasi sambil berpiknik sekaligus disusupi provokator. Apa jadinya, aksi hari ini ya. Semoga tidak ricuh dan membahayakan keselamatan jiwa orang yang ada di sekitar gedung MK maupun didalam gedung.

Apa yang disuarakan oleh pemerintah agar tidak berdemo ternyata belum ampuh menggugah hati massa aksi untuk mengurungkan niat berdemo. Mereka masih saja bersikukuh berdemo sambil berpiknik.

Sayang sekali massa aksi yang merupakan bagian dari warganegara Indonesia yang berdaulat dan bersatu ternyata tidak mendengarkan himbauan pimpinan mereka. Sungguh menyedihkan sekali!!.

Saya sudah berulang kali menuliskan agar aksi tidak digelar, namun saya bukan siapa-siapa, mereka (massa aksi) tidak mau mendengar saya. Kalau begitu, pihak keamananlah yang kita harapkan mengamankan proses sidang nanti. Semoga pihak keamanan tidak lengah dan lelah menghadapi massa aksi sembari masyarakat berdoa agar tidak ada keributan yang merusak keamanan dan kenyamanan warga sekitar.

Kepada hakim Mahkamah Konstitusi pun tetap tenang dan lantang membacakan hasil putusan sengketa Pilpres. Jangan takut terhadap intervensi. Suarakan kebenaran sesuai keyakinan para hakim dan bukti-bukti yang sudah disodorkan sebelumnya. Semoga setelah ini kita bersatu.

Salam Kompasianer!!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x