Mohon tunggu...
Josse FarhanLingga
Josse FarhanLingga Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa UPI 2018

Berusaha memberikan berita yang menarik dan aktual

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Pendampingan UMK & Masyarakat Terdampak Covid-19 Bersama KKN Tematik MDBPE-MBKM UPI

24 Juli 2021   19:10 Diperbarui: 24 Juli 2021   19:21 131 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pendampingan UMK & Masyarakat Terdampak Covid-19 Bersama KKN Tematik MDBPE-MBKM UPI
UMKM Sesadjen Blabawuda salah satu sasaran KKN Tematik UPI 2021/Dokpri

Wabah pandemi Covid-19 (Coronavirus disease 2019) telah meresahkan segala elemen kehidupan di seluruh dunia. Sudah lebih satu tahun lamanya wabah ini memberi dampak negatif terhadap keberlangsungan kehidupan manusia,  salah satunya berdampak terhadap perputaran roda perekonomian seluruh dunia serta mengubah dunia pendidikan yang seharusnya dilakukan secara luring menjadi secara daring. 

Meskipun telah banyak sosialisasi mengenai protokol kesehatan disampaikan hingga aturan dan kebijakan yang telah diterapkan untuk meminimalisasi penyebaran serta menanggulangi dampak terhadap kesejahteraan negara. Tetapi itu semua tidak memiliki pengaruh yang signifikan karena penyebarannya yang sangat cepat menjadikannya sulit untuk dikendalikan, bahkan saat ini muncul varian mutasi baru hasil dari mutasi virus SARS-COV-2. Pemerintah pun telah melakukan langkah baru yaitu menyebarkan vaksin untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan berharap agar semua dapat kembali pada keadaan semula.

Akibat dari keterlambatan Indonesia dalam menangani kasus penyebaran Covid, ini menyebabkan negara menjadi kesulitan dalam menghentikan kasus pandemi yang meluas ke seluruh pelosok bumi negeri ini. 

Dari mulai persuasi #StayAtHome yang diarahkan agar masyarakat untuk tetap di rumah hingga #WorkFromHome supaya semua masyarakat mengerjakan segala aktivitasnya di rumah, lalu  kebijakan-kebijakan Pemerintah yang telah diciptakan dari PSBB hingga PPKM yang sedang dilakukan saat ini tidak menunjukan penurunan angka kasus yang terjadi. 

Itu semua diakbiatkan karena ketidak tegasan Pemerintah dalam menanggulangi hal ini dan juga masyarakat yang acuh akan hal tersebut dan lebih mempercayai berita-berita palsu bahwa pandemi Covid-19 itu hanyalah konspirasi belaka.

Begitu banyak dampak negatif yang dirasakan pada bidang ekonomi negara ini, dari penurunan daya beli masyarakat hingga terbatasnya aktivitas yang  dapat dilakukan ini mengakibatkan UMKM yang terdampak harus mengurangi beban usaha dengan melakukan PHK terhadap para karyawannya serta memperkecil biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Tetapi dibalik semua dampak tersebut, hal ini dapat mendorong UMKM untuk berinovasi dalam menciptakan produk yang dibutuhkan masyarakat serta lebih memnafaatkan digitalisasi dalam segala aktivitas usahanya.

Selain itu, dalam bidang pendidikan pun mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitasnya sehingga harus dilakukan secara daring sebagai upaya pencegahan masyarakat bertemu secara langsung yang menyebabkan terciptanya kembali rantai kasus pandemi ini. 

Kegiatan pembelajaran harus dilakukan secara daring dengan menggunakan media pembelajaran via virtual conference, group chat dan platform pendidikan lainnya seperti google meet, google classroom dan zoom. Hal tersebut juga mempengaruhi KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dilakukan mahasiswa sebagai syarat dalam menyelesaikan perkuliahan yang ditempuh, KKN saat ini harus dilakukan secara daring di daerah domisili masing-masing seperti yang telah diterapkan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

KKN yang diadakan oleh Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) UPI pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 ini telah menentukan tema yaitu "Kuliah Kerja Nyata Tematik Membangun Desa Melalui Bidang Pendidikan & Ekonomi" sebagai implementasi MBKM pada masa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan pada tanggal 1-30 Juli 2021. Ada berbagai sasaran yang ditawarkan oleh LPPM untuk dipilih oleh mahasiswa agar dapat merancang program yang tepat.

Salah satu mahasiswa UPI yang mengikuti KKN bernama Josse Farhan Lingga telah melaksanakan tugasnya dengan sasaran pendataan & pendampingan UMK (Usaha Mikro dan Kecil) serta memberikan pelatihan keterampilan fungsional terhadap masyarakat yang mengalami PHK akibat Covid-19. Tugasnya tersebut dilakukan secara daring di daerah domisilinya yaitu di wilayah Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, yang dilakukan sesuai pendampingan dari dosen pembimbing yaitu Dr. Leni Anggraeni, M.Pd.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN