Mohon tunggu...
Johan Budi
Johan Budi Mohon Tunggu... Penikmat kopi hitam -

Seorang pecandu kopi hitam, senang mendengarkan podcast di pagi hari, menonton serial tv di malam hari.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Kisah Hidup Susah Mengantarkan Dedi Mulyadi Menggapai Impian

29 Januari 2018   12:03 Diperbarui: 3 Februari 2018   19:21 800
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dedi Mulyadi, merupakan Bupati Purwakarta dua periode yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Purwakarta periode 2003-2008.

Pria kelahiran 11 April 1971, pasangan Ahamad Suryana-Karsiti ini, terlahir dari keluarga sederhana, ayahnya adalah seorang pensiunan Tentara Prajurit kader, sedangkan ibunya seorang aktivis Palang Merah Indonesia.

Sejak kecil Dedi sudah terbiasa hidup dengan penuh perjuangan dan bekerja keras. Ia sering membantu ibunya mengembala domba dan berladang.

Tak jarang, Jika ingin jajan, Dedi harus mencari uang sendiri. Ia pernah berjualan es mambo, layang-layang, dan kayu bakar yang dilakukan sepulang sekolah.

Sang ibu, Karsiti juga harus membantu ekonomi keluarga. Ia menghidupi sembilan anaknya dengan membanting tulang, menjadi kuli tandur, hingga mencangkul di sawah.

Meski hidup dalam keterbatasan, tidak membuat Dedi patah semangat untuk terus Menempuh jenjang pendidikan hingga perguruan tinggi,  Sekolah dasar di SD Subakti Subang, dan melanjutkan ke SMP Kalijati yang diselesaikan pada tahun 1987.

Dedi lulus dari SMA Negeri Purwadadi pada tahun 1990. Setelah lulus SMA ia merantau ke Purwakarta untuk melanjutkan studinya ke bangku kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Jurusan Hukum dan memperoleh gelarnya pada tahun 1999.

Dedi sempat masuk dalam daftar calon masiswa yang lolos seleksi di UNPAD, namun Ia harus merelakan keinginannya untuk kuliah di Universitas Padjadjaran karena tidak memiliki cukup dana.

Saat mahasiswa, Dedi muda aktif di berbagai organisasi. Pada 1994, ia dipercaya menjadi Senat Mahasiswa STH Purnawarman kemudian Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta.

Pengalaman Organisasi, Sikap kritis dan semangat pantang menyerah yang dimiliki, membuat Dedi Mulyadi terjun ke dunia politik.

Ia terpilih menjadi Anggota DPRD Purwakarta pada periode 1999-2004 dan menjabat sebagai Ketua Komisi E. Namun pada tahun 2003 ia terpilih menjadi Wakil Bupati Purwakarta untuk periode 2003-2008 dan berpasangan dengan Lily Hambali Hasan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun