JepretPotret
JepretPotret

Facebook-Twitter-Instagram=>@JepretPotret Mail=>JepretPotret.ID@gmail.com Youtube=>JepretPotret.ID

Selanjutnya

Tutup

Otomotif

YAHM Turut "Gatel"

13 Mei 2017   10:17 Diperbarui: 13 Mei 2017   10:49 169 0 0
YAHM Turut "Gatel"
Stiker

 

 

Pertumbuhan luar biasa kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat, semakin membuat tingginya kompleksitas masalah lalu lintas jalan raya. Hal ini berdampak akan semakin terancamnya keselamatan para pengendara maupun pejalan kaki, apabila tidak ada kesadaran tertib berlalu lintas dari sesama pengguna jalan raya.

"Namanya manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Jujur pernah menerobos busway & bukan lampu merah, ketika agak macet dipikir kosong dan didepan mobil-mobil pada lewat. Akhirnya saya ikut..," tutur seorang gadis cantik dengan jujur saat ditanya pengalaman melanggar lalu lintas, saat seremoni peluncuran kolaborasi "Gatel" dalam perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017.

"Gatel" yang merupakan Gerakan Tertib Berlalu Lintas yang telah digagas oleh Otomania•com, semakin gatel menggaungkannya dengan kolaborasi bersama Korps Lalu Lintas Mabes Polri (Korlantas Polri) dan Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) pada 2 Mei 2017 di arena IIMS 2017.

Pencanangan kolaborasi ini dilakukan oleh AKBP Yully Kurniawan (Kasubdit Kemitraan Korlantas Polri), Andy Budiman (Direktur Grup Digital Kompas Gramedia), Aris Harvenda (Managing Editor Otomania•com) dan Ahmad Muhibuddin (Wakil Ketua YAHM ~ Yayasan Astra Honda Motor).

"Menurut catatan WHO ada 3.400 orang meninggal per harinya di dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Kompas•com dan Otomania•com akan berperan memberikan edukasi para pembacanya dan pecinta otomotif, akan pentingnya tertib berlalu lintas," papar Andy Budiman ketika memberikan sambutan.

Gerakan Tertib Berlalu Lintas diharapkan oleh Andy akan dapat membantu Korlantas Polri untuk mengurangi angka kecelakaan serta dampak negatif dari kecelakaan lalu lintas.

Aris Harvenda menjelaskan bahwa banyak program telah dilakukan oleh Otomania•com bersama komunitas / klub penggiat otomotif, termasuk "Gatel" yang digemakan sejak Februari 2016. Masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam "Gatel", dengan memfoto berbagai "kekacauan" lalu lintas dan diunggah ke media sosial dengan tagar kampanye "Gatel". Jika foto tersebut telah dilihat banyak orang dan terverifikasi kebenarannya, maka NTMC dan Korlantas Polri akan segera  terjun untuk menertibkan daerah tersebut.

Yully Kurniawan menyatakan Korlantas Polri akan melakukan pencanangan Tahun Keselamatan di tahun 2017 ini. Mengapa? Saat ini masalah lalu lintas telah kompleks dan telah membahayakan kehidupan manusia.  Menurut data keselamatan lalu lintas 2016 ada 3 orang meninggal per jam akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Mungkin ini bagi setiap orang dianggap biasa saja. Justru bagi Polri ini sudah mengkhawarirkan.  

Hampir 70% kecelakaan yang terjadi dimulai dari adanya pelanggaran lalu lintas. Kesadaran tertib berlalu lintas masih sangat rendah. Apabila ada satu orang melanggar maka akan diikuti yang lainnya, dan dianggap masih aman tanpa memikirkan keselamatan pihak lain.

Siap Kondisi Fisik & Psikis ~ Siap Tertib Berlalu Lintas ~ Siap Kendaraan, merupakan Tri-Siap yang harus ada ketika hendak terjun menghadapi maut di jalan raya. Pihak Korlantas Polri sangat mengapresiasi Gerakan Tertib Berlalu Lintas "Gatel" yang digagas oleh Otomania•com, yang kini turut pula didukung oleh Yayasan Astra Honda Motor. "Gatel" diharapkan dapat menjadi pelopor dan menginspirasi gerakan tertib berlalu lintas lainnya. 

 

Honda Wing CBR 250RR di IIMS 2017 [Foto:JEPRETPOTRET]
Honda Wing CBR 250RR di IIMS 2017 [Foto:JEPRETPOTRET]

 

 

" Astra Honda Motor telah lama memulai program kampanye keselamatan berkendara (safety riding) diantaranya kampanye di jalanan,  edukasi ke pelajar sekolah, pendirian sekolah model safety riding di Jogjakarta, pembentukan kurikukum safety riding di berbagai sekolah,' ujar Ahmad Muhibuddin.

Yayasan AHM turut aktif berpartisipasi dalam "Gatel" didasarkan bahwa keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya kalangan pelaku industri transportasi dan industri otomotif. Diharapkan kampanye keselamatan berkendara dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta.  Membudayakan yang baik itu tak mudah dan butuh waktu lama dengan dukungan banyak pihak, maka dibutuhkan komitmen tinggi untuk mengimplementasikannya di lapangan. 

Sesi Foto Bersama Narasumber [Foto:JEPRETPOTRET]
Sesi Foto Bersama Narasumber [Foto:JEPRETPOTRET]