Mohon tunggu...
Jentar Samosir
Jentar Samosir Mohon Tunggu... Propesional Literasi sekolah

Solusi pemecahan masalah jika kita rajin membaca

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Memaknai Perpustakaan Sekolah

5 Februari 2020   18:03 Diperbarui: 6 Februari 2020   10:06 35 0 0 Mohon Tunggu...

Pengantar

"Perpustakaan bisa menjadi solusi kegiatan belajar mengajar disekolahan"Perpustakaan adalah roh yang bisa  mencerdaskan kehidupan  nilai yang ada didalanmya ,perpustakaan dikatogorikan sebagai kelas  dalam prospektik berbagai displin ilmu . Lantas bagaimana kehadiran di dunia pendidikan apakah sederetan mulai sabang sampai maraukeh.

Perpustakaan sekolah sebagai jantung aktivitas  siswa untuk literasi membaca sudah berada pada posisi standar Nasional , mari direnungkan bersama,perpustakaan bisa  menjadi pilar pada dudunia pendidikan jika dimaknai menjadi perpustakaan sebagai tempat untuk meningkatkan sebuah proses kehidupan anak didik untuk mencetak keunggulan sumber daya manusia yang akan datang

Memaknai fungsi perpustakaan, mempunyai peran vital dalam proses pembelajaran,terutama didalam sekolah,perpustakaan diibaratkan sebuah jantung sekolah yang menjadi  tolak ukur baik buruknya, sehat dan tidak sehatnya suatu sistem pendidikan yang ada didalamnya.

Berdasarkan UU No 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, pasal 3 menjelaskan  bahwa fungsi perpustakaan sebagai wahana pendidikan,penelitian,pelestarian,informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa..Ironinya,pemahaman seperti ini belum mengakar kuat  di masyrakat.Akibatnya,perpustakaan masih dianggab pelengkap dan sebagai syrat akreditasi belaka, bahkan yang lebih parah dijadikan sebagai tempat pembuangan orang bermaslah.

Ponemena dilapangan masih menunjukkan bahwa di beberapa sekolah, perpustakaan sekolah masih menjadikan bahan pelengkap.Hal ini ditandai dengan adanya beberapa guru atau dialih tugaskan menjadi petugas perpustakaan, pada prinsipnya bahwa perpustakaan sekolah adalah tempat belajar yang paling"demokratis" Karna setiap siswa bisa dengan bebas menentukan bacaan yang mereka suka tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Namun untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan sosok guru yang cinta terhadap perpustakaan.Seorang guru hendaklah mengarahkan setiap pelajaran yang diberikan kepada siswa dengan sumber-sumber lain yang ada di perpustakaan.Dalam hal ini, seorang guru bisa bersinergi dengan pustakawan di sekolah tersebut.

Seain ini, agar keberadaan perpustakaan  benar-benar menjadi sarana pembelajaran, dibutuhkan adanya sebuah program atau kegiatan yang dilakukan oleh perpustakaan sekolah, kegiatan yang dilakukan perpustakaan bukan hanya melayan siswa untuk meminjam buku, namun yang ditoljolkan aktivitasnya adalah, bagaimna siswa membudayakan minat bacanya menjadi satu keharusan, artinya program atau kegiatannya yang dilakukan oleh perpustakaan sekolah.

Program tersebut ibarat ruh yang menentukan hidup matinya sebuah perpustakaan yang bertujuan berorianatsi pada pengetahuan dan pengemabngan minat baca siswa.Karna salah indikator keberhasilan sebuah perpustakaan adalah meningkatkan minat baca.

Menaikkan Status Pengelola Perpustakaan :

Kendala di perpustakaan sekolah adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus menjadi persyratan, ketentuan yang dikeluarka kementrian pendidikan dan kebuadayaan Nomor 25 tahun 2008, tentang standart tenaga perpustakaan dan memiliki  kwalifikasi diploma (D2) Ilmu perpustakaan atau non Ilmu Perpustakaan yang sudah memiliki sertifikasi kompetensi.

Artinya pimpinan kepala perpustakaan sesuai harapan pemerintah, disamping tenaga perpustakaan sekolah/madrasah harus berkawalifikasi SMA sederejat dan sudah bersetifikat kompetensi perpustakaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN