Mohon tunggu...
Kris Budiharjo
Kris Budiharjo Mohon Tunggu... Wiraswasta - admin jemparingan.com | WA: 0882 0034 90 500

Dari 2019 sampai sekarang didhawuhi mengajar Jemparingan gaya Kraton Jogja u/ masyarakat Umum, di KDB Kamandhungan. Pegiat, pengajar, & penulis topik jemparingan modern maupun tradisional. WA: 0882 0034 90 500

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Prajurit Jemparingan Kraton Jogja - Bregada Langenkusuma

9 November 2022   12:21 Diperbarui: 30 November 2022   07:56 72 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto : Kris - Jemparingan.Com

Sejarah mencatat, Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki bregada kesatuan prajurit Putri bernama LANGENKUSUMA, yang jago menembak dan menggunakan senjata jemparingan

Pasca jatuhnya Kraton Jogja ke tangan pasukan Ingris, Kraton Jogja dijarah habis-habisan, termasuk data-data tentang bregada Langenkusuma juga hilang. Kita tidak tahu lagi seperti apa busananya, aba-aba / perintah komandonya, dan lain-lain.

Pameran SUMAKALA, dasawarsa temaram (kraton) Yogyakarta, yang sedang berlangsung saat ini sampai akhir Januari tahun depan, memunculkan titik-terang tentang busana, senjata, dan sepenggal cerita yang melingkupi korps elite Kasultanan Ngayogyakarta yang anggotanya semua putri ini.

02 November 2022 lalu saya bersama istri berkesempatan melihat pameran SUMAKALA, di Bangsal Pagelaran Kraton Yogyakarta. 

Pameran kali ini mengambil kala-masa Sri Sultan Hamengku Buwono ke-3 dan ke-4. Sedianya akan digelar dari tanggal 29 Oktober 2022 hingga 29 Januari 2013, dari pukul 08.30 – 14.00 WIB (hari Senin tutup)

Sepertinya, ini merupakan series kelanjutan pameran tahun 2020 lalu yang bertajuk Sang Adiwira, yang mengambil waktu sejarah Sri Sultan Hamengku Buwono ke-2.

Foto : Kris - Jemparingan.Com
Foto : Kris - Jemparingan.Com

Sesuai temanya : SUMAKALA, dasawarsa temaram (kraton) Yogyakarta, pameran kali ini banyak menceritakan sejarah suram yang terjadi di Yogyakarta, saat usai geger Sepehi.

Dok. Kris - Jemparingan.com
Dok. Kris - Jemparingan.com

Kekalahan Perang & Penjarahan Besar-besaran

Pasukan Inggris dan Sepoy sengaja dengan kasar menjarah keraton Jogja. Banyak pangeran dipaksa menyerahkan keris pribadi mereka, dan lebih dari 4 hari keraton dijarah. Barang-barang berharga diangkut ke karesidenan dengan pedati dan kuli panggul.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan