Mohon tunggu...
Jafran Azzaki
Jafran Azzaki Mohon Tunggu... Lainnya - Senang Menulis

Seseorang dengan hobi menulis.

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Awal Tahun 2023 dengan Kemasan Orkestrasi Reshuffle Terkini

29 Desember 2022   14:01 Diperbarui: 29 Desember 2022   14:05 255
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Momen pertemuan Presiden Joko Widodo dengan FX.Hadi Rudyatmo. (Foto: Detik.com).

BANYAK yang meyakini jika Presiden Joko Widodo akan membuat kejutan di awal 2023. Kedatangan permulaan tahun baru diwarnai kuatnya spekulasi pergantian beberapa menteri. Tidak sedikit yang meyakini jika reshuffle terkini menyasar menteri-menteri NasDem.

Saat ini Presiden Jokowi disebut-sebut tengah menyelesaikan orkestrasi reshuffle tersebut. Kemasan rencana pergeseran terkini para pembantu utama dinyatakan hampir rampung, sehingga kemungkinan besar sudah bisa disampaikan ke publik di awal Januari.

Pertemuan Jokowi dengan Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Solo, FX Hadi Rudyatmo, menambah kuatnya sinyal pergantian menteri ini. Mantan wakil Jokowi saat menjabat Wali Kota Solo itu, yang kemudian menjadi penggantinya, sudah lantas diramaikan akan mengisi salah satu pos kementerian.

Nama Andika Perkasa, yang pekan lalu baru saja melepas jabatannya sebagai Panglima TNI, masuk dalam bursa menteri baru. Nama Andika Perkasa sudah cukup santer disebut-sebut bakal masuk dalam jajaran pembantu baru Jokowi menjelang masa purnabaktinya tuntas. Menantu mantan Kepala BIN A.M.Hendropriyono itu resmi pensiun dari ketentaraan pada 1 Januari nanti.

Jika FX Hadi Rudyatmo sudah bertemu dan berbicara selama sekitar satu jam di Istana, awal pekan ini, Jokowi belum lagi bertemu dengan Andika Perkasa. Lazimnya, Jokowi lebih dulu memanggil calon menterinya ke Istana. Yang jelas, Jokowi sudah sangat mengenal baik Andika Perkasa. Mantan Danjen Kopassus itu pernah menjadi orang dekat Jokowi, sebagai Danpaspamres,  antara 2014-2016,

FX Hadi Rudyatmo santer diisukan akan menggantikan Syahrul Yasin Limpo di pos Menteri Pertanian, sedangkan Andika Perkasa diperkirakan menduduki kursi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang saat ini menjadi milik Siti Nurbaya. Pos Menteri LHK diyakini harus diisi sosok yang memiliki power.

Satu menteri NasDem lainnya, yakni Johnny Gerard Plate, diperkirakan masih dipertahankan oleh Jokowi di pos Menkoinfo. Johnny G.Plate dinilai tidak ada cacatnya.

Sebagaimana disampaikan dalam paparan terdahulu, rencana reshuffle selalu dikaitkan dengan dua hal, yakni karena dinamika politik atau peningkatan kinerja. Untuk reshuffle kali, ke-8 sepanjang 8 tahun masa jabatannya sejak periode pemerintahan pertama pada 2014-2019, reshuffle diyakini karena percampuran kedua faktor tersebut. Politik, yes, kinerja juga ya.

Jokowi dianggap tetap bergeming untuk melakukan reshuffle menyusul kengototan NasDem dalam mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres) di Pilpres 2024. Sementara, di satu sisi NasDem tetap berada dalam koalisi partai pemerintah. Sikap NasDem ini dinilai partai-partai koalisi pemerintah lainnya sebagai mendua. Pasalnya, mereka mengindikasikan Anies sebagai antitesa dari Jokowi.

NasDem tidak merasa bersalah dengan mengusung Anies sebagai bacapres, walau kepastian pencalonannya sebagai capres masih sangat tergantung pada keberadaan Koalisi Perubahan yang diperjuangkannya bersama Demokrat dan PKS. Jika Koalisi Perubahan tidak jadi terbentuk, NasDem tidak bisa mendaftarkan Anies ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai capres.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun