Noverita Hapsari
Noverita Hapsari lainnya

Seorang Kompasioner

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Persamaan Kuantitas: Menentukan Kurva Permintaan dan Kurva LM

22 April 2018   19:26 Diperbarui: 22 April 2018   19:34 1195 1 2
Persamaan Kuantitas: Menentukan Kurva Permintaan dan Kurva LM
ilustrasi pribadi

Quantity Equation: Perannya dalam penurunan kurva Demand dan kurva LM

Pendahuluan

Persamaan Kuantitas atau Persamaan Pertukaran (Quantity Equation) memiliki rumus sebagai berikut:

ilustrasi pribadi
ilustrasi pribadi
Gambar 1. Rumus Umum persamaan kuantitas (Quantity Equation/ QE)

Keterangan:

V = velocity = mengukur laju perputaran uang dalam satu perekonomian (Negara) dalam waktu setahun = menghitung berapa kali uang berpindah tangan.

P.T = volume transaksi

Untuk mudahnya, persamaan kuantitas ini akan disingkat saja sebagai QE (Quantity Equation), tapi harap dibedakan dengan Quantitative Easing, yang kebetulan saja  memiliki singkatan yang sama.

QE adalah persamaan yang terdiri dari 4 variabel, dan bersifat 'identitas'. Konsekuensinya, jika salah satu variabelnya berubah (naik ataupun turun) maka perubahan tersebut juga akan menggerakkan ketiga variable yang lain, demi mempertahankan kesamaannya (equality).

Pembahasan

Persamaan ini cukup 'sakti' agaknya, karena mampu bekerja pada dua tipe pasar sekaligus, yakni pasar riil (pasar barang/ jasa) dan pasar uang.

Di pasar barang/ jasa, mekanisme QE bekerja untuk membentuk kurva Permintaan (Aggregate Demand) yang telah kita kenal.

Sedangkan di pasar uang, QE bekerja untuk membangun kurva LM.

  • QE yang membentuk Kurva Permintaan (Aggregate Demand/ AD):

ilustrasi pribadi
ilustrasi pribadi
Gambar 2. Rumus QE yang mempengaruhi kurva Demand

Dalam implementasinya, variable T (transaksi) sulit diukur, maka variable tersebut digantikan oleh Y (income). Ini mengingat kesetaraan (compatible) antara T dengan Y. Variable Y ini merepresentasikan sektor produksi, yakni jumlah barang/jasa yang diperjualbelikan (total transaksi). Walau sebenarnya kedua variable (tdan Y) tersebut diakui tidak persis sama.

Misalnya saja, bagaimana dengan kalkulasi atas jual beli barang bekas? Ternyata, uang yang digunakan transaksi dari barang bekas toh, juga untuk dibelikan makanan/ barang, oleh sang penjual barang bekas sebagai penerima terakhir uang. Jadi tetap bisa terhitung.  Nilai transaksi akan sama dengan nilai output.

Keterangan:

Ms = tetap/ tidak berubah (given/ fixed)

P = bisa berubah

V = tidak berubah (fixed)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3