Mohon tunggu...
Iswan Heri
Iswan Heri Mohon Tunggu... Administrasi - Dreamer, writer, and an uncle

Traveller, Writer, Dreamer.

Selanjutnya

Tutup

Otomotif

Cintai Mesin Motormu Sepenuh Hati

11 April 2019   17:13 Diperbarui: 11 April 2019   17:57 106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Mobil. Sumber: unsplash.com

"Seorang pemanjat dinding dilarang menginjak tali. Kalau menginjak, biasanya dihukum push-up."

Begitu ucapan seorang kawan SMA saya yang kebetulan anggota organisasi pecinta alam. Dia berkata seperti itu di sela-sela kegiatan menuruni papan panjat dinding atau dikenal dengan istilah rappelling di suatu sore sepulang sekolah dulu. Alasannya, kegiatan olahraga ekstrem seperti panjat dinding ini seringkali sangat menggantungkan keselamatan si pemanjat pada kondisi perlengkapan yang di pakai.

Tali untuk rappelling atau tali Kernmantle akan cepat aus jika terinjak. Oleh karena itu, teman saya itu mewanti-wanti agar selalu menjaga perlengkapan panjat dinding itu sebaik mungkin. Tujuannya jelas untuk mencegah kerusakan alat dan menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan saat kegiatan rappelling. 

Nasehat teman saya tersebut rasa-rasanya patut diterapkan pada semua peralatan yang kita gunakan sehari-hari. Misalnya saja peralatan komputer atau laptop di kantor yang kita gunakan bekerja setiap hari.

Beberapa waktu yang lalu, komputer teman kantor saya mengalami kerusakan yang cukup parah. Komputer teman saya itu mengalami over heat sehingga beberapa komponennya terbakar. Alhasil komputernya itu akhirnya mati total.

Usut punya usut ternyata komputernya tersebut memang jarang dimatikan. Komputer tersebut dipakai bersama-sama oleh banyak orang dan seringkali lupa dimatikan. Hal ini tentu hanya sebagian contoh dari kelalaian menggunakan peralatan kantor yang jamak dilakukan banyak orang.

Peralatan lain yang sering digunakan namun kadang dilupakan orang adalah kendaraan bermotor. Padahal nyaris semua orang setiap hari memacu kendaraan bermotornya untuk melakukan aktivitasnya, entah itu menggunakan mobil atau sepeda motor.

Alhasil karena kurangnya perawatan yang memadai, kendaraan bermotor itu lambat laun mengalami kerusakan juga. Jika tidak berhati-hati, kerusakan saat berkendara bisa membahayakan keselamatan pengemudi di jalan raya. Tentu kita semua mengharapkan hal ini tidak terjadi bukan?

Nah, salah satu upaya untuk menjaga kondisi kendaraan bermotor agar tetap prima adalah pemilihan bahan bakar yang tepat. Penggunaan bahan bakar yang tepat akan membuat sistem pembakaran berjalan dengan optimal dan membuat sisa-sisa pembakaran menjadi berkurang. Proses pembakaran yang optimal ini akan berpengaruh pada performa mesin saat dikendarai. Mesin akan menjadi lebih halus dan laju kendaraan akan lebih kencang.

Shell V-Power. Sumber: Dokpri
Shell V-Power. Sumber: Dokpri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun