Mohon tunggu...
Dian Farida Ismyama
Dian Farida Ismyama Mohon Tunggu... Apoteker - Ibu 3 anak, Pharmacist, Parenting and Lifestyle Blogger

Ibu 2 anak, Pharmacist, Parenting and Lifestyle Blogger di www.ismyama.com

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Bagaimana Cara Memastikan Jajanan Anak Sekolah yang Aman?

13 Maret 2017   16:49 Diperbarui: 14 Maret 2017   20:01 2474
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

3. Untuk jajanan basah, atau minuman, perhatikan warna, aroma, dan rasanya. Warna yang terlalu mencolok, rasa yang terlalu manis atau bahkan cenderung pahit, dan aroma yang menyengat adalah beberapa tanda bahwa makanan atau minuman tersebut bisa saja mengandung bahan tambahan berbahaya.

4. Belilah dari penjual terpercaya yang jajanannya sudah pernah disampling oleh BPOM dan terbukti aman.

5. Sebisa mungkin bawalah bekal dari rumah agar lebih aman, lebih higienis dan lebih sehat.

Don’ts

1. Membeli jajanan yang harganya terlampau murah, jauh dari harga pasaran/ jauh dari harga pedagang lain yang menjual makanan sejenis.

2. Membeli atau menerima makanan dari orang tak dikenal yang tingkah lakunya mencurigakan.

3. Menerima makanan atau minuman secara cuma-cuma dengan iming-iming hadiah atau iming-iming lainnya.

4. Membeli makanan atau minuman yang proses pengolahannya terlihat atau terbukti tidak higienis.

5. Membeli makanan atau minuman kemasan tanpa label pangan, terutama bila tidak terdapat masa kadaluwarsa.

Bagaimanapun juga, pemilihan dan pengawasan JAS yang aman adalah tugas kita bersama. Bila semua lapisan bersinergi dalam menjalankan perannya masing-masing, saya yakin jumlah pedagang nakal akan berkurang. Jangan tunggu hingga anak-anak kita sakit, baru kita bertindak!

Referensi:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun