Mohon tunggu...
Alfathan Rahman
Alfathan Rahman Mohon Tunggu... Blogger, kompasiana kontributor

Full time Blogger Ismimalfathan www.ismimalfathan.wordpress.com, dan www.alfa27.com "Membangun bangsa dengan tulisan"

Selanjutnya

Tutup

Balap Pilihan

Dani Pedrosa, Sentuhan Magis Sang Legenda yang Dahulu Disia-siakan

12 Agustus 2020   21:10 Diperbarui: 12 Agustus 2020   21:17 168 8 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dani Pedrosa, Sentuhan Magis Sang Legenda yang Dahulu Disia-siakan
Dani Pedrosa bersama KTM | kompas.com

Brad Binder, berhasil menjuarai balapan MotoGP seri Brno, Republik Ceko pekan lalu. Tak disangka, tunggangannya yakni KTM RC-16 tampil sangat beringas. Binder seakan tak menghadapi kesulitan yang berarti sepanjang balapan dan dengan mudah mengasapi para seniornya. Dimulai dari Vinales, Espargaro bersaudara, Zarco, Quartararo, hingga yang terakhir Morbidelli.

Ini adalah kemenangan pertama bagi KTM sejak keikutsertaannya di kelas Premiere pada tahun 2016. Sebelumnya mereka terlebih dahulu meraih podium untuk pertama kali pada tahun 2018 di seri Valencia. Memanfaatkan basahnya aspal sirkuit, Pol Espargaro berhasil membawa pabrikan ini mencicipi manisnya podium. 

Kini setelah 2 tahun berlalu, lompatan besar berhasil mereka lakukan. Pucuk podium berhasil mereka jajaki dan menambah daftar panjang pabrikan yang sukses meraih kemenangan di kelas MotoGP. 

Tak sedikit orang yang terheran-heran melihat pesatnya perkembangan pabrikan yang satu ini. Mengingat kompetisi di era MotoGP sekarang penuh dengan determinasi, pengembangan elektronik yang kompleks, permasalahan ban, hingga dominasi Honda dan Marc Marquez selama beberapa tahun terakhir. 

Namun jika Anda benar-benar mengikuti perjalanan mereka, saya kira itu bukanlah hal yang tabu. Kiprah KTM di ajang Grand Prix sendiri sudah dimulai sejak tahun 2004 lalu dari kelas 125cc. Sudah banyak sekali prestasi yang mereka torehkan di kelas pemula dan intermediate (125cc/Moto3 dan 250cc/Moto2). Sehingga berbicara pengalaman, tentu sedikit banyak mereka telah memilikinya. 

Kemudian KTM melakukan investasi secara besar-besaran untuk berkompetisi di kelas MotoGP. Dimulai dari kucuran dana hingga 40 juta euro untuk keikutsertaannya di 3 kelas berbeda, hingga pembinaan pembalap sejak dini. Brad Binder dan Miguel Oliveira adalah salah satu contoh keberhasilan investasi mereka. Sokongan dari pihak sponsor utama, Red Bull juga berandil besar bagi kesuksesan mereka.

Dan satu hal yang saya apresiasi dari KTM yakni mereka tidak tergoda untuk  mengontrak pembalap besar dengan segudang pengalaman untuk bisa menjadi juara. Melainkan lebih memilih untuk fokus terhadap pengembangan motor secara teknis. Karena jika aspek tersebut berhasil dikuasai, maka jalan untuk menjadi pabrikan juara akan semakin dekat.

Selain itu, langkah besar yang diambil oleh KTM yakni merekrut sang legenda MotoGP, Dani Pedrosa untuk menjadi development rider mereka. Posisi ini sebenarnya sudah diisi oleh Mika Kalio. Akan tetapi pengembangan cenderung stagnan dan progresnya tidak signifikan. 

Bagi saya Dani Pedrosa adalah pilihan cerdas dan sangat tepat. Ia adalah permata yang terbuang. Ia sangat disia-siakan oleh Honda dan Alberto Puig yang terlalu banyak bicara. Kini bersama KTM, The Litle Samurai justru berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai seorang legenda dengan visi teknis yang sangat-sangat mempuni. Mengembangkan sebuah prototype tercepat di dunia bukanlah hal yang sederhana tapi ia sukses mengeksekusinya. 

Ditambah lagi ia datang ke sebuah tim yang baru siap untuk berlari. Masa depan tim KTM di MotoGP pun masih terlihat abstrak dengan motor yang belum kompetitif, liar, dan relatif sulit untuk dikendalikan. 

Namun dengan kerja kerasnya selama satu tahun lebih, Pedrosa dan tim KTM mampu menyulap RC16 menjadi motor yang sangat kompetitif dan mengubah persepsi tersebut. Hal itu bisa terlihat dari peningkatan prestasi yang mereka alami selama kurun waktu dua musim terakhir. Pol Espargaro selaku pembalap utama yang turut ambil bagian dalam pengembangan mampu beberapa kali merangsek ke posisi teratas. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN