Mohon tunggu...
Ikrom Zain
Ikrom Zain Mohon Tunggu... Tutor - Content writer - Teacher

Hanya seorang pribadi yang suka menulis | Tulisan lain bisa dibaca di www.ikromzain.com

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Tiga Alasan Saya Absen Mengikuti Program Samber THR Tahun Ini

9 Mei 2021   08:40 Diperbarui: 9 Mei 2021   09:06 415 8 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tiga Alasan Saya Absen Mengikuti Program Samber THR Tahun Ini
olahan pribadi

Selamat pagi semua, semoga masih diberi kelancaran mengerjakan ibadah puasa bagi yang menjalankan.

Nah langsung saja ya, saya akan membahas tema sesuai judul tulisan kali ini. Saya mau menjawab banyak pertanyaan netizen -- waduh, sok terkenal saja -- mengapa saya tidak mengikuti program Samber THR Kompasiana pada tahun ini. Padahal, dua tahun sebelumnya saya begitu semangat dalam mengikuti lomba blog tahunan ini bahkan bisa dibilang salah satu peserta yang cukup niat, hehe.

Setidaknya, ada 3 alasan yang melandasi saya harus absen pada gelaran akbar Kompasiana tahun ini.

Apa saja itu?

Pertama, kesibukan saya di dunia nyata yang begitu banyak. Tidak seperti tahun sebelumnya, tahun ini alhamdulillah saya mendapatkan rezeki kesibukan luar biasa. Pada tahun lalu, saya menutup sementara bimbel usaha saya karena awal mula wabah covid-19. Sementara, pada tahun ini bimbel saya buka kembali dengan jumlah siswa yang cukup banyak.

Alhasil, jika pada tahun sebelumnya saya bisa fokus dalam menyusun agenda tulisan yang akan saya tulis tiap harinya, pada tahun ini bisa menulis seminggu sekali rasanya sebuah kemewahan. Tidak hanya itu, ketika saya libur tidak bekerja seperti tahun kemarin, saya bisa memiliki mood yang bagus dalam menulis.

Nah pada tahun ini, bisa dibilang mood saya tidak terlalu bagus karena risiko pekerjaan yang menuntun saya lebih banyak aktif berhubungan dengan siswa dan wali murid. Mood yang bagus adalah modal dasar dalam mengikuti kegiatan Samber THR ini karena banyak sekali tema menarik yang perlu dielaborasi. Untuk melakukannya, tentu perlu penggerak yakni mood yang bagus.

Di samping itu, saya belajar dari kesalahan saat saya memaksa untuk tetap menulis di Kompasiana dan blog pribadi pada akhir 2020 lalu. Semangat saya memang menggebu-gebu tetap aktif menulis kala aktivitas padat. Namun, saya mengabaikan sinyal capai dalam tubuh saya sehingga pada suatu titik saya akhirnya jatuh sakit. Saya malah tidak bisa menulis dalam waktu lama. Untuk itulah, kini saya menjadwalkan tetap menulis meskipun tidak dengan intensitas yang cukup banyak dalam seminggu. Yang penting tetap aktif dan produktif tetapi tidak memaksakan diri.

Kedua, saya ingin memberi kesempatan kepada peserta lain untuk bisa menang Samber THR Kompasiana ini. Alhamdulillah, pada tahun kemarin saya sudah menang menjadi runner-up 1. Bagi saya, pencapaian ini sudah cukup dan saya sangat puas serta berterima kasih kepada Kompasiana atas hadiah yang diberikan.

Untuk itulah, saya memutuskan memberi kesempatan kepada teman lain yang barangkali ingin memenangkan perlombaan ini untuk bertanding. Saya memang tipe orang yang jika sudah pernah merasakan atau mendapatkan sesuatu di satu titik, maka sudah akan merasa cukup dan bergeser ke target lain.

Nah, yang saya kejar pada tahun ini memang ekspansi bisnis bimbel saya dan pendapatan dari Google Adsense di blog pribadi saya. Alasannya, keduanya akan memberikan dampak cukup besar bagi kehidupan saya ke depannya. Meski demikian, saya tidak akan meninggalkan Kompasiana begitu saja. Kompasiana masih menjadi tempat terbaik saya untuk belajar dan mengembangkan diri. Saya tetap menulis meski tidak sesering sebelumnya. Barangkali, jika ada lomba yang saya bisa ikuti, maka saya pun akan mengikutinya. Namun, tidak pada Samber THR Kompasiana tahun ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN