Mohon tunggu...
Ika Septi
Ika Septi Mohon Tunggu... Lainnya - Lainnya

penyuka musik, buku, film dan kerajinan tangan.

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Malas Mandi, Rugi Sendiri

28 Juni 2019   19:26 Diperbarui: 28 Juni 2019   19:33 130 7 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi : Mammabee.com

Pernah gak pada suatu hari yang indah seindah senyum Lee Min Ho, sodara-sodara setumpah darah merdeka merasa  malas sekali mandi? Kalau saya sih pernah, apalagi kalau sedang libur pasti sindrom malas mandi menghampiri.  Tapi sebenarnya kenapa sih ada beberapa umat manusia yang bawaannya selalu malas untuk mandi-mandi syantiek?  Hmm, sebenarnya ada banyak alasan yang mengemuka yang berkaitan dengan malas mandinya seseorang seperti berikut ini.

Alasan pertama karena tidak tersedianya air. Ya, yang namanya mandi pasti bersahabat erat dengan air lha wong mandi kembang aja tetep harus ada airnya kok, iya kan Om Caca?   Lha kecuali mandi susu, mandi keringat, atau mandi di papan ya kalik kucing kurus mandi di papan, mandi di papan si kayu jati, badan kurus bukan tak makan, sedih pikirkan si jantung hati, halah.  

Nah, berhubung musim kemarau, sumur kering kerontang, pompa air gak menyembur karena mati listrik yang disebabkan bendungan defisit air, tetangga yang punya jetpump satu-satunya pelit ketika dimintai sedekah air, tukang air keliling sedang mudik, PDAM gak ngocor karena gak berlangganan,  eh niat nyolong air ke tetangga yang pelit tadi takut dosa, membuat para pejuang mandi begitu serba salah sehingga berefek menjadi malas mandi.

Bila musim kemarau malas mandi karena alasan-alasan ngeles diatas, maka musim hujan pun bisa dijadikan kambing hitam bagi seseorang yang malas mandi.  Ya, musim hujan kan dingin tuh, boro-boro mau mandi, bangun dari tempat tidur aja usahanya harus segede ikutan tes CPNS. Mendingan tarik selimut, nonton tivi, sambil makan mie rebus dan minum segelas susu full cream, gurih ... gurih ... enyoy!

Habis nonton konser artis kesayangan dan berkesempatan berfoto rangkulan dengan sang pujaan bisa dijadikan alasan yang cukup mashoook akal. Bayangkan, sudah satu abad memendam kerinduan terhadap sang idola dan akhirnya Tuhan menjawab segala doa dengan diberikannya kesempatan untuk bertemu langsung plus wefie-an sambil berpelukan ala teletubbies, gimana gak meriang tuh?  Sampai rumah aroma semerbak sang idola yang memakai parfum seharga motor matik itu belum juga hilang di sekujur lengan, itulah hal yang membuat malas mandi dan ganti baju.

Terlalu lelah bekerja juga dapat menjadikan seseorang malas untuk mandi.  Kalau sudah lelah pasti bawaannya hanya ingin leyeh-leyeh atau tidur.

Dan sodara-sodara alasan yang maha kece badai halilintar akan malasnya mandi seseorang adalah karena tidak akan pergi kemana-mana. Ya kalau gak akan kemana mana, ngapain juga harus mandi, mendingan melakukan hal lain yang lebih mengasyikan, wahahadezig.

Ehtapi jangan sampai malas mandi menjadi gaya hidup ya, karena ternyata mandi itu selalu bersanding dengan hal-hal baik. Seperti bersandingnya kau dan dia di pelaminan dengan mas kawin Fortuner colongan, eh itu sih kurang asyeeem eheheh.

Rajin mandi sama dengan menghindarkan para umat manusia dari penyakit.  Ya, ketika tidak mandi, tubuh yang memiliki 7 juta eh 3 juta kelenjar keringat yang bernaung di dermis kulit itu akan mengeluarkan kurang lebih 2 liter keringat bila beraktivitas secara hot di suhu yang juga hot.  Keringat inilah yang akan mengundang bakteri yang lalu asyik mahsyuk berkembang biak sehingga bau badan tak sedap pun menyeruak.  

Selain bau tak sedap, tubuh tak mandi dapat diserang oleh rasa gatal dan gangguan kulit lainnya.  Tubuh jarang mandi pun akan mudah terserang penyakit misalnya flu.

Mandi itu banyak manfaatnya loh salah satunya adalah meningkatkan metabolisme dan kekebalan tubuh. Mandi membuat bibit penyakit ogah bersemi.  Selain itu mandi dapat mengurangi rasa pegal karena otot yang kaku ditambah dapat memperlancar aliran darah.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gayahidup Selengkapnya
Lihat Gayahidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan