Mohon tunggu...
Rizal Wahid Permana
Rizal Wahid Permana Mohon Tunggu... A lifetime learner

Penulis abal-abal, hobinya pijat urut papan ketik.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Data Kasus Baru Naik Fluktuatif, Yakin Mau Buka Sekolah?

28 Mei 2020   19:43 Diperbarui: 28 Mei 2020   19:38 56 1 0 Mohon Tunggu...

"Sungguh aneh tapi nyata, takkan terlupa", so sorry yes, saya tidak sedang menyanyi tetapi saya sedang menulis potongan lirik lagu dari Chrisye, Kisah Kasih di Sekolah. 

Bagi kebanyakan anak usia sekolah, masa-masa sekolah konon katanya adalah masa-masa paling indah. Bagaimana tidak, usia muda kita habiskan di bangku sekolah bukan hanya menulis materi pelajaran tapi juga menulis kenangan.

Jadi anak sekolahan ini kadang suka gak jelas. Ingat dulu ketika masih sekolah? Ketika masuk sekolah, inginnya cepat-cepat liburan semester? Ketika libur, inginnya cepat-cepat masuk sekolah. 

Alasannya macam-macam, mulai dari karena jenuh di rumah sampai karena kangen sekolah. Tunggu dulu, kangen sekolah atau kangen seseorang di sekolah?

Diakui atau tidak, di tengah wabah pandemi ini, kalian pasti sedang asyik-asyiknya memendam rindu untuk kembali bersekolah, ngaku aja! Coba bayangkan, hampir 3 bulan kalian tidak merasakan empuknya bangku sekolah sejak Pemerintah mengeluarkan kebijakan pertengahan Maret lalu untuk meliburkan sekolah dan belajar dari rumah untuk mencegah penularan Corona Virus Disease 19  alias Covid-19.

Nah, baru-baru ini sedang ramai kabar burung wacana pembukaan sekolah kembali. Wacana ini muncul seiring rencana Pemerintah menerapkan The New Normal, bahasa kerennya. 

Hal ini tentunya membuat kita galau layaknya anak abg yang sedang patah hati. Jelas saja, Pemerintah menerapkan New Normal dan wacana pembukaan sekolah kembali ketika data kasus positif Covid-19 di berbagai daerah mengalami kenaikan yang fluktuatif setiap harinya.

Berdasarkan data terbaru, diambil dari situs resmi covid19.go.id, pasien positif Covid-19 di Indonesia per 27 Mei 2020, mencapai 23.851 orang, 6.057 dinyatakan sembuh, dan 1.473 dinyatakan meninggal. Di Indonesia sendiri, kasus positif Covid-19 menempati urutan kedua di klasemen sementara. Tentu saja ini bukan prestasi yang kita inginkan.

Meski banyak yang kangen tulisan Bapak/Ibu guru di papan tulis sekolah, wacana pembukaan sekolah kembali tidak serta merta membuat kebanyakan anak usia sekolah girang, terlebih orang tua. 

Orang tua mana yang tidak was-was jika anaknya harus kembali bersekolah di tengah kurva Covid-19 yang tak kunjung turun. Tak hanya orang tua, guru dan pihak sekolah dibuat khawatir jika nanti sekolah dibuka kembali pasalnya takut akan terjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Menjelang berakhirnya Masa Tanggap Darurat Covid-19, wacana pembukaan sekolah kembali juga tak begitu saja bebas dari kritikan. IDAI atau Ikatan Dokter Anak Indonesia, salah satu contohnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x