Mohon tunggu...
ibs
ibs Mohon Tunggu... Editor - ibs

Jika non-A maka A, maka A

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Pada Akhirnya, Bagaimana Kita Akan Mengenang Seorang Lionel Messi?

18 Desember 2022   18:14 Diperbarui: 18 Desember 2022   18:14 1139
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Ini adalah Piala Dunia terakhir saya. Sungguh indah bisa bermain di final dengan seusia saya sekarang. Piala Dunia selanjutnya mungkin saya tidak akan terlibat mengingat usia saya saat ini," kata Lionel Messi jelang final Piala Dunia 2022.\

Wajar apa yang dikatakan Messi mengingat usianya yang saat ini sudah menginjak 35 tahun. Artinya bila edisi Piala Dunia selanjutnya berlangsung dia sudah berada di usia 39 tahun. Usia sangat uzur bagi seorang pemain sepak bola.

Rencana Messi untuk mengakhiri romansanya bersama Argentina kali ini akan benar-benar terjadi. Setelah niatan enam tahun lalu dia tarik kembali.

Kala itu Messi menyudahi karier sepak bolanya bersama Timnas Argentina pada medio 2016, usai kalah di Final Copa America dari Cile. Mungkin, baginya, kekalahan di final ini adalah kegagalan yang tak bisa dia benahi lagi.

Coba tengok kegagalan demi kegagalan yang diraih Messi bersama Argentina beberapa tahun lalu. Dimulai dari Final Copa America 2007, Final Piala Dunia 2014, Final Copa America 2015 dan 20016 yang sama-sama dikalahkan oleh Chile.

Dan bayangkan, sebelum Final Copa America 2016 Messi adalah peraih lima kali pemain terbaik Ballon d'Or, delapan kali juara La Liga, dan empat kali juara Liga Champions bersama Barcelona.

Rentetan kegagalan bersama Timnas Argentina di berbagai turnamen besar tidak cukup membuat Messi ingin bertahan lebih lama. Kegagalan yang mungkin amat begitu pahit bagi seorang Messi--dan mungkin untuk kita.

"(Timnas) bukan untuk saya. Bagi saya, timnas sudah berakhir. Saya sudah lakukan semampu saya, menyakitkan tidak menjadi juara," kata Messi pada 2016 lalu. Meski, hanya selang beberapa bulan Messi kembali menarik kata-katanya. Dia pun tampil bersama Argentina pada Piala Dunia 2018.

Seperti kita tahu, Messi dan Argentina tak dapat berbicara banyak di Piala Dunia 2018.  Usai nyaris gagal lolos di fase grup, mereka pun harus dipulangkan oleh Prancis, tim yang akhirnya meraih juara Piala Dunia pada edisi tersebut.

Barulah selepas Piala Dunia 2018, Argentina punya cerita baru. Adalah Lionel Sebastian Scaloni yang dianggap mampu mengubah takdir hidup Messi bersama Argentinanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun