Mohon tunggu...
Humas Lapas Cilegon
Humas Lapas Cilegon Mohon Tunggu... Lembaga Pemasyarakatan Cilegon

Sejarah berdirinya Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Cilegon yang dibangun pada tahun 2010 oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2012 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Bpk Amir Syamsuddin. Terletak di jalan Cikera Kp. Koweni Desa Kalitimbang Kec. Cibeber Kota Cilegon dengan luas areal sekitar 48.250 m2, sebelah Utara berbatasan dengan perkebunan milik warga setempat, sebelah Timur bebatasan dengan perkebunan milik warga setempat, sebelah Barat berbatasan dengan pemukiman warga, sebelah Selatan berbatasan dengan pemukiman warga. VISI : Menjadikan Lapas yang terpercaya dalam memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan MISI : 1. Menjadikan sistem perlakuan humanis yang memberikan rasa aman, nyaman, dan berkeadilan; 2. Melaksanakan pembinaan, perawatan, dan pembimbingan untuk mengembalikan narapidana menjadi warga negara yang aktif dan produktif ditengah-tengah masyarakat; 3. Membangun karakter dan mengembangkan sikap ketaqwaan, sopan santun, dan kejujuran pada diri narapidana; 4. Memberikan pelayanan, perlindungan, dan pemenuhan terhadap hak-hak warga binaan pemasyarakatan dan keluarga/ warga masyarakat yang berkunjung.

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi

Wakil Walikota Cilegon Kunjungi Lapas Cilegon, Ini Apresiasinya

1 April 2021   20:39 Diperbarui: 5 April 2021   21:28 70 1 0 Mohon Tunggu...

Guna meningkatkan kesadaran tentang menjaga kesehatan terhadap warga binaan yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Cilegon, Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon melalaui Dinas Kesehatan, melakukan kegiatan Gerakan Warga Binaan Peduli Kesehatan (GEGANA PEDES) di aula Lapas Cilegon.

Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengatakan, sinergitas antara Lapas Kelas IIA Cilegon dan UPTD Puskesmas Cibeber sudah baik. Dimana, saat ini didalam Lapas Cilegon sudah ada miniatur Puskesmas khusus untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga binaan yang ada di dalam Lapas.  

Sementara, Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon Erry Taruna mengapresiasi kepedulian Pemkot terhadap warga binaan yang ada didalam Lapas Cilegon.

Menurutnya, apa yang dilakukan Pemkot Cilegon tidak hanya sebatas slogan dan pemaparan saja. Namun dirasakan langsung manfaatnya oleh warga binaan.

Erry menyampaikan, untuk menditeksi penyakit HIV didalam Lapas. Pemkot Cilegon dalam kegiatan GEGANA PEDES itu, menerjunkan tim voluntary counselling and testing (VCT).  Layanan ini bertujuan untuk membantu pencegahan, perawatan, dan pengobatan bagi penderita HIV/AIDS di dalam Lapas yang bisa dilakukan di puskesmas atau rumah sakit maupun klinik.

Adapun untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Lapas, Erry mengaku pihaknya telah menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. Seperti mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker dan lain sebagainya. Terutama untuk pengunjung dan warga binaan baru dari tempat lain.

Imbasnya, sampai saat ini penyebaran Covid-19 di Lapas Cilegon sangat kecil. Terlebih, pihaknya mewajibkan setiap pengunjung dan warga binaan yang baru pindah harus memilik hasil test swan dan VCR.

VIDEO PILIHAN