Mohon tunggu...
Y. Edward Horas S.
Y. Edward Horas S. Mohon Tunggu... Penulis - Cerpenis.

Enam buku antologi cerpennya: Rahimku Masih Kosong (terbaru) (guepedia, 2021), Juang (YPTD, 2020), Kucing Kakak (guepedia, 2021), Tiga Rahasia pada Suatu Malam Menjelang Pernikahan (guepedia, 2021), Dua Jempol Kaki di Bawah Gorden (guepedia, 2021), dan Pelajaran Malam Pertama (guepedia, 2021). Satu buku antologi puisi: Coretan Sajak Si Pengarang pada Suatu Masa (guepedia, 2021). Satu buku tip: Praktik Mudah Menulis Cerpen (guepedia, 2021).

Selanjutnya

Tutup

Viral Pilihan

Bisakah Kita Tidak Selalu Menyalahkan Pembuat Konten?

15 Juli 2021   21:52 Diperbarui: 15 Juli 2021   22:10 146 7 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bisakah Kita Tidak Selalu Menyalahkan Pembuat Konten?
Ilustrasi membuat konten di media sosial, sumber: Istockphoto

Hati saya terenyuh melihat satu berita yang terbaca di detik.com hari ini. Dikuatkan lagi dengan video youtube yang disebarkan teman di grup. Tentang seorang remaja yang terlindas ketika membuat konten video menyetop truk.

Ngeri, bukan? Sebelum tenggelam lebih jauh ke perasaan, ada baiknya kita selidiki beritanya.


Tertulis dari detik.com (14/07/2021), terjadi aksi membahayakan sekelompok pemuda di Cikarang Utara, Bekasi. Aksi itu berujung maut. Salah seorang pemuda tewas terlindas truk dalam aksi penghadangan yang diduga dibuat untuk sebuah konten.

Peristiwa mengenaskan itu terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman video singkat memperlihatkan sejumlah pemuda berdiri di tengah jalan dan menghadang sebuah truk yang melintas. Beberapa pemuda mencoba menyetop truk. Namun, nahas, truk tidak mengerem hingga menabrak kelompok pemuda itu.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Iptu Carmin mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/07/2021). Carmin mengatakan satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka akibat kejadian.

"Satu luka, yang satu meninggal. (Meninggal) di RS saat pengobatan. Sudah dimakamkan, lagi di-BAP dulu keluarganya ini, nanti hasilnya menyusul," kata Carmin saat dihubungi detikcom, Selasa (13/7/2021) malam.

Polisi masih menyelidiki kejadian. "Itu makanya kita panggil teman-temannya, sementara masih lidik (selidiki). Arahnya sih ke sana (buat konten). Cuma saksi kunci yang kita panggil ini belum datang," kata Carmin.

Menyimak komentar warganet di youtube di atas dan akun medsos lain yang menyebarkan, sebagian besar menyalahkan pembuat konten. "Mensyukurkan" bahwa yang terjadi pantas dialami. Mengapa bisa bertindak senekat dan sebodoh itu demi membuat konten? Itulah akibatnya.

Bahkan, ada yang senang, agar tindakan bodoh seperti itu berkurang saja dari muka bumi. Hanya sedikit komentar bermuatan simpati saya temukan atas reaksi seseorang setelah melihat kecelakaan.

Menyalahkan pembuat konten

Saya ingin menilik dari sudut pandang lain. Pastinya, sebagian kita ada yang memandang dan tidak habis pikir, mengapa demi konten viral, seseorang bisa sebegitunya berusaha tanpa berpikir panjang potensi hal-hal negatif ke depan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x