Mohon tunggu...
Heru Susanto
Heru Susanto Mohon Tunggu... Freelancer - -

-Let it be-

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Kebudayaan Islam Dalam Pencapaian Kreativitas Manusia

11 Februari 2021   10:37 Diperbarui: 12 Februari 2021   06:13 319 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kebudayaan Islam Dalam Pencapaian Kreativitas Manusia
20210208-003922-2-6024a54ad541df36c6249ed2.jpg

Agama Islam diyakini sebagai agama yang universal, tidak terbatas oleh ruang dan waktu.  Al-Qur'an menyatakan bahwa ajaran Islam berlaku untuk seluruh umat manusia. Oleh karena itu, Ajaran Islam seharusnya dapat diterima oleh setiap manusia, tanpa harus ada pertentangan dengan situasi dan kondisi di mana manusia itu berada. Islam dapat berhadapan dengan masyarakat modern, sebagaimana ia dapat berhadapan dengan masyarakat yang bersahaja. Ketika berhadapan dengan masyarakat modern dengan tantangan modernitasnya, Islam tentunya dituntut untuk dapat menghadapi tantangan modernita.

Islam sebagai jalan hidup memberikan arahan paling sempurna dalam menata dan mengelola kehidupan dengan sangat tepat, termasuk pula dalam mengelola praktek kehidupan masyarakat dalam bidang pelayanan publik. Konsepsi profetik mendorong dalam pelayanan harus mampu menghadirkan Kreativitas dan inovasi.

Lalu Apa sebenarnya Konsep Kreativitas dalam Islam?

Agama Islam adalah agama berfikir, dalam Alqur'an terdapat lebih dari 640 ayat yang mendorong manusia untuk berfikir. Oleh karena itu kita, diperintahkan oleh syari'at untuk menggunakan akal pikiran kita, karena Allah SWT telah memberikan keistimewaan kepada manusia berupa akal pikiran dibandingkan dengan makhluk lainnya.
Sesuai dengan ayat Al-qur'an pada surat Al Baqarah:

"Demikianlah, Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya, agar kamu berfikir." (QS Al Baqarah [2] ayat 219)

Ayat diatas memberikan penjelasan bahwa sebenarnya Islam memberikan kelapangan dalam hal kreativitas pada umatnya untuk menggunakan akalnya dan hati nuraninya dalam menyelesaikan setiap persoalan-persoalan hidup yang dihadapinya.

Islam sebagai agama yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis dianggap oleh beberapa kalangan sebagai agama tradisonal dan terbelakang, serta kaku. Pendapat ini dikemukakan oleh kalangan yang belum mengenal Islam yang sesungguhnya, mereka hanya mendengar dari media yang lebih banyak memberitakan agama Islam dari sisi negatifnya. Jika kita melihat pada masa silam, agama Islam banyak melahirkan ilmuwan-iilmuwan besar yang memiliki inteligensi dan kreativitas tinggi, seperti Salman Al Farisi, Ibnu Sina, Al Farabi, Ibnu Rush, Al Ghazali dan masih banyak lagi. Tentang pentingnya kreatifitas dan inovasi ini ditegaskan dalam beberapa teks sumber wahyu berikut:

Allah mendorong agar kaum muslimin memiliki kompetensi perubahan secara massif berupa kreativitas dan inovasi. Sebagaimana diinspirasikan pada individu dan kelompok masyarakat untuk turut melakukan perubahan. Sebagaimana FirmanNya.

20210211-104333-6024a7f1d541df51960f1642.png
20210211-104333-6024a7f1d541df51960f1642.png
"Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (QS. Ar-Ra'd, Ayat 11).

Inspirasi inovasi juga hadir dalam kisah Nabi Nuh yang diperintahkan padanya untuk membuat perahu untuk dapat digunakan penyelamatan diri disaat tertimpa air bah, sementara belum pernah ada dan tahu cara dan bentuk sebelumnya.

20210211-104500-6024a9048ede48552703fc85.png
20210211-104500-6024a9048ede48552703fc85.png
"Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku perihal orang-orang yang zalim itu. Sesungguhnya mereka nanti akan ditenggelamkan." (QS. Hud, ayat 37).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan