Mohon tunggu...
Hendro Santoso
Hendro Santoso Mohon Tunggu... Pensiunan

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Gregoria Mariska dan Fitriani Siap Hadapi Pemain Unggulan di All England 2019

6 Maret 2019   13:40 Diperbarui: 6 Maret 2019   16:48 43 8 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Gregoria Mariska dan Fitriani Siap Hadapi Pemain Unggulan di All England 2019
Gregoria Mariska (Foto BWFbadminton.com)

YONEX All England Open Badminton Championships 2019 adalah Turnamen HSBC BWF World Tour dengan level Super 1000. Ajang tersebut berlangsung di Arena Birmingham, England mulai 6 - 10 Maret 2019. Dua tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska yang beringkat 15 BWF (Badminton World Federation) dan Fitriani peringkat 28 BWF sudah siap turun menghadapai lawan mereka di babak pertama.

Gregoria Mariska

Pemain muda berusia 19 tahun ini dibabak pertama berhadapan langsung dengan unggulan kedua asal Jepang, Nozomi Okuhara ranking 2 BWF. Menurut BWF.tournamentsoftware.com (3/3/19), hasil drawing menempatkan Gregoria berada di pool bawah bersama unggulan kedua ini. Di grup bawah ini juga ada Chen Yufei, China (Unggulan 3), Pusarla Sindhu, India (Unggulan 5) dan Ratchanok Intanon, Thailand (Unggulan 7).

Jorji panggilan akrab Gregoria Mariska, jika mampu melewati Nozomi Okuhara lolos ke 16 besar akan menghadapi pemenang antara Sayaka Takahashi, Jepang dan Goh Jin Wei, Malaysia. Baru diperempat final berhadapan dengan unggulan 7 Ratchanok Intanon.

Bagaimana peluang Jorji dibabak pertama ini? Tentu saja lawan yang dihadapi adalah pemegang ranking 2 BWF adalah lawan yang tangguh. Butuh keuletan dan bermain ngotot melawan Nozomi Okuhara. Menurut BWFbadminton.com (3/3/19) sejarah pertemuan mereka berpihak kepada Nozomi Okuhara. Pemain Jepang ini unggul 2-0 atas Jorji yaitu di turnamen Victor China Open (21/9/18) menang dengan rubber game, 21-15, 19-21 dan 21-12. Demikian pula menang 21-5, 19-21 dan 21-15 di turnamen Badminton Asia Team Championship 2018.

Melihat dua pertemuan mereka yang selalu menghasilkan rubber game, membuktikan bahwa mereka memiliki peluang yang terbuka untuk saling mengalahkan dalam laga nanti di babak 32 besar All England, Rabu (6/3/19).  

Fitriani

Pemain muda usia 20 tahun ini dengan peringkat Dunia 28 BWF berada di grup atas bersama unggulan pertama Tai Tzu Ying asal Taiwan. Di grup ini juga ada Saina Nehwal, India (Unggulan 8), Akane Yamaguchi, Jepang (Unggulan 4) dan He Bingjiao, China (Unggulan 6).

Fitriani (Foto Badmintonindonesia.org)
Fitriani (Foto Badmintonindonesia.org)
Fitriani dalam babak 32 besar akan bertemu langsung pemain unggulan 6 asal China, He Bingjao. Jika Fitriani menang maka sudah menunggu di babak 16 besar pemenang dua pemain Thailand, Busanan atau Pornpawee yang saling berhadapan dibabak pertama.

Dari data BWFbadminton.com (3/3/19), Fitriani belum pernah menang dari tiga kali pertemuan mereka. Terakhir Fitri kalah dari He Bingjiao di turnamen Malaysia Master 2019 (17/1/19) dengan 14-21 dan 11-21. Hasil ini menjadi tantangan tersendiri bagi Fitri untuk memperbaiki catatan sejarah peretemuan dengan He Bingjiao. 

Menghadapi pemain China yang ulet dan memiliki kekuatan pukulan keras ini maka Fitriani harus bekerja keras disetiap poinnya. Pemain China selalu bermain total hingga akhir karena stamina mereka yang sangat kuat. Fitriani harus tetap focus dengan gaya permainan sendiri dan menghindari kesalahan elementer.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN