Mohon tunggu...
Hennie Triana
Hennie Triana Mohon Tunggu... Wiraswasta - ---

Lahir di Medan. Ibu dari seorang putri

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Bagaimana Menikmati Masa Kebebasan Saat Pensiun Tanpa Beban

11 Agustus 2021   05:52 Diperbarui: 12 Agustus 2021   04:35 1118 78 38
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagaimana Menikmati Masa Kebebasan Saat Pensiun Tanpa Beban
Bagaimana menikmati masa kebebasan saat pensiun tanpa beban | foto: pixabay/Patrice Audet—

Akhir minggu kemarin saya menghadiri ulang tahun tetangga baik kami, Franz, yang ke 80 tahun.

Franz dan Inge sepasang lansia yang sangat aktif dan sehat. Mereka bagi saya seperti pengganti orang tua, usia kedua orang tua saya (seandainya masih ada) sepantar dengan pasangan ini.

Franz mengundang anak, menantu, cucu, teman, dan beberapa tetangga yang hubungannya dekat. Jumlahnya tidak terlalu banyak, mungkin sekitar 30 orang.

Kali ini acara dilakukan tidak semeriah ulang tahunnya ke 70. Sepuluh tahun lalu saya juga menghadiri perayaan ulang tahun Franz. Bahkan adik saya dan keluarganya yang kebetulan sedang mengunjungi kami juga ikut diundang.

Sebenarnya, sekarang, di negara bagian Baden-Württemberg sudah dibolehkan untuk mengadakan perayaan di dalam ruangan tertutup dengan jumlah maksimal 100 orang. 

Tetapi kebanyakan warga di sini masih khawatir dan masih belum berani menyelenggarakan acara kumpul-kumpul dengan peserta yang relatif banyak.

Demi kebaikan dan kesehatan bersama, meskipun semua yang hadir sudah mendapat vaksin lengkap kecuali cucu mereka yang usianya di bawah 12 tahun.

Teman-teman baik Franz meskipun semua lebih muda darinya adalah pensiunan juga, semua datang berpasangan. Setiap tahun Franz selalu mengundang teman-temannya ini. 

Mereka semua sungguh terlihat bahagia dan sehat. Mungkin karena mereka memiliki kegiatan yang menyenangkan dan dilakukan tanpa beban.

Franz dan salah seorang tetangga yang hadir masih aktif di komunitas mancing, sering pergi memancing ke luar kota dan negara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...
Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan