Mohon tunggu...
hendra setiawan
hendra setiawan Mohon Tunggu... Freelancer - Pembelajar Kehidupan. Penyuka Keindahan (Alam dan Ciptaan).

Merekam keindahan untuk kenangan. Menuliskan harapan buat warisan. Membingkai peristiwa untuk menemukan makna. VERBA VOLANT, SCRIPTA MANENT.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Tanam Ketela Rambat (Ubi Jalar) di Lahan Terbatas

26 Juli 2021   17:00 Diperbarui: 26 Juli 2021   17:12 853
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Cara Tanam

Cara menanam Ketela Rambat tak susah. Bisa langsung dibiakkan di wadah yang sudah disiapkan. Atau bisa juga di wadah kecil sebagai area pembibitan dulu.

Tanaman itu tergolong cepat tumbuhnya. Jika pada awalnya, bibit sudah tumbuh sendiri dedaunan, saya langsung menanamnya pada media tanam. Maka yang kedua saya melakukan dengan cara tidak langsung, alias dibenihkan dulu.

Kalau tingginya sudah sekitar 10 cm atau lebih, dia bisa dipindahkan ke tempat yang baru. Sesederhana itu saja cara tanamnya.

Hanya yang perlu diperhatikan adalah pengairan untuk menjaga kelembaban dari tanaman ini. Dia juga membutuhkan paparan matahari secara langsung.

Oh ya, jenis ketela yang saya tanam itu jenis pertama yang berwarna kuning (oranye). Selanjutnya berwarna putih. Ada yang berwarna ungu, tapi amat susah mendapatkannya di penjual/pedagang.

Menilik dari kedua jenis warna tadi ternyata pada masa tumbuhnya memiliki corak daun yang berbeda. Ketela kuning daunnya berbentuk seperti jari. Sedangkan ketela putih daunnya seperti gunungan dalam pewayangan.

Tekstur daun ketela kuning lebih kenyal dan ulet jika dipetik. Sementara ketela putih lebih lembut dan lunak.

Nah, ada yang mau mencoba? Buat selingan yang lain. Masa lombok terus yang dibahas, hehe...

Ketela rambat, daun dan umbi buahnya bisa dinikmati dari kebun sendiri (foto: dok. pribadi)
Ketela rambat, daun dan umbi buahnya bisa dinikmati dari kebun sendiri (foto: dok. pribadi)

26 Juli 202

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun