Mohon tunggu...
Hans Steve
Hans Steve Mohon Tunggu... karyawan swasta -

Saya sangat simple, kritis, dan cuek.. tidak takut dibenci untuk mengungkapkan sesuatu yang benar.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Inspirasi Nyata, Kisah Penjual Kerupuk yang Buta - Fokus Kepada Sumber Rejeki

6 Februari 2016   06:32 Diperbarui: 6 Februari 2016   08:33 497
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="Sumber : https://firmanpratama.files.wordpress.com/"][/caption]

Rejeki seperti Harta benda, uang, ataupun benda-benda berharga lainnya sudah menjadi hal-hal yang dicari setiap manusia, bermula dari keinginan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari membuat kita bekerja keras untuk mencari hal-hal yang berharga, rejeki itu memang disiapkan bagi setiap kita yang berusaha untuk mendapatkannya. Seperti reward/hadiah yang diberikan Tuhan kepada setiap manusia karena telah bekerja keras. Namun, pada kenyataannya untuk mendapat rejeki tidak semuanya sama, ada yang mudah saat ingin mendapatkannya, namun ada juga yang sulit mendapatkannya padahal sudah bersusah payah.

Di sisi lain baik mudah atau sulitnya dalam memperoleh rejeki, rejeki juga bisa membuat fokus beralih ke hal yang salah. sering kali rejeki membuat manusia lupa akan asal usul atau sumber rejeki yang kita dapatkan, sehingga sering kali fokusnya teralihkan dari sumber rejeki kepada rejeki itu sendiri, dan lupa kalau rejeki itu hanya alat atau sarana perpanjangan tangan Tuhan yang merupakan sumber rejeki yang Maha Kuasa, kepada individu-individu yang memang sudah waktunya diberikan rejeki itu. Rejeki yang banyak membuat manusia lupa waktu sehingga kita menghabiskan waktu yang terlalu banyak untuk rejeki itu, namun lupa waktu untuk Tuhan yang sudah menyediakan rejeki itu. Namun disaat rejeki yang sedikit membuat manusia menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya, dan lebih sering kali melihat rejeki itu lebih berkuasa daripada Tuhan. Alhasil, Keserakahan, kemunafikan pun menjadi hal yang sering dilihat saat ini.

Ada kisah inspirasi yang menarik tentang seorang buta yang bisa tetap fokus kepada sumber rejeki, dan tidak kepada rejeki itu sendiri.

PB : Pembeli, BP : Penjual kerupuk yang buta

PB : pak,krupuk berapa hrganya?

BP : 3000 bang

PB : beli 3 ya pak

Bapak itu berdiri dan meraba2 letak tas pinggang nya..

PB : Astaga? Ternyata bapak ini buta (bicara dalam hati),

PB : ini uangnya pak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun