Mohon tunggu...
Hanifa Fadilazahra
Hanifa Fadilazahra Mohon Tunggu... Seniman - Hanifa Fadilazahra XI MIPA 4 - SMAN 28 Jakarta

SMAN 28 Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Kulkas penuh dengan daging kurban? Berikut rahasia penting dalam menyimpan daging

3 Agustus 2020   09:20 Diperbarui: 3 Agustus 2020   21:45 372
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pada Jumat (31/7/2020), telah dilaksanakan perayaan hari raya Idul Adha bagi para umat Islam. Umumnya, di Indonesia diadakan pemotongan hewan kurban berupa kambing dan sapi. Setelah pemotongan hewan kurban tersebut, daging akan didistribusikan ke warga. Hal ini sering kali menyebabkan keresahan bagi para ibu rumah tangga yang tidak langsung mengolah daging dan khawatir akan kualitas daging yang menurun. Lantas, bagaimana cara menyimpan daging agar kualitasnya tetap terjaga? Simak beberapa langkah di bawah ini :

1. Pisahkan jeroan dengan daging

118bb357-cab0-4519-addd-f5b2dc113ad9-5f277473097f364123051e92.jpeg
118bb357-cab0-4519-addd-f5b2dc113ad9-5f277473097f364123051e92.jpeg
Hal ini dikarenakan kualitas jeroan lebih mudah menurun dibandingkan dengan daging. Sehingga, apabila disimpan secara bersamaan akan menimbulkan penurunan kualitas dini bagi daging.

2. Jangan cuci daging

2e37b22a-077a-4108-ad9b-66640a6d4760-5f2772ecd541df0eb97ccfd2.jpeg
2e37b22a-077a-4108-ad9b-66640a6d4760-5f2772ecd541df0eb97ccfd2.jpeg
Mencuci daging tidak akan membunuh bakteri. Melainkan, hanya akan membawa air beserta bakteri masuk ke dalam pori-pori daging. Tenang saja, hal ini bukan berarti bakteri akan ikut masuk ke dalam tubuh saat disantap, karena kuman dan bakteri akan terbunuh ketika diolah. Selain itu, perhatikan juga etika batuk dan bersin agar daging tidak terkontaminasi.

3. Simpan daging sesuai takaran konsumsi

29ba9ed6-644c-4633-b3b7-d5f367c0a330-5f277310d541df235a27fe42.jpeg
29ba9ed6-644c-4633-b3b7-d5f367c0a330-5f277310d541df235a27fe42.jpeg
Bagilah daging sesuai porsi penyajian. Hal ini akan menghindari terjadinya pembekuan daging yang sudah dicairkan. Daging yang masuk dan keluar kulkas berkali-kali akan menurunkan kualitas daging karena dapat terinfeksi dengan bakteri yang terdapat di udara dan membuatnya cepat busuk.

4. Gunakan wadah kedap udara

bef3e297-64d2-4dcf-ba92-59a349ba4c32-5f277328d541df31a37dbd82.jpeg
bef3e297-64d2-4dcf-ba92-59a349ba4c32-5f277328d541df31a37dbd82.jpeg
Pastikan wadah yang digunakan kedap udara. Apabila tidak memiliki wadah kedap udara, plastik biasa dapat menjadi solusi. Caranya adalah dengan menenggelamkan bagian plastik bersih yang sudah terisi daging ke dalam air sehingga udara tervakum, lalu ikat plastik dengan rekat.

5. Berikan label tanggal

615ac287-ded0-4ced-a813-97e3079f7639-5f2774ea097f3611774c25b2.jpeg
615ac287-ded0-4ced-a813-97e3079f7639-5f2774ea097f3611774c25b2.jpeg
Tandai daging dengan label yang menunjukkan tanggal saat dimasukkan ke kulkas. Sehingga, dapat diketahui kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi daging tersebut. Pada umumnya, daging baik dikonsumsi sebelum 3-5 hari berada di kulkas. Sedangkan, dapat bertahan 1-4 bulan jika disimpan dalam freezer. Namun, akan lebih baik apabila dikonsumsi secepatnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun