Mohon tunggu...
Handarbeni Hambegjani
Handarbeni Hambegjani Mohon Tunggu... -

press any key to continue ...

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Welcome to Sex Mountain: Fenomena Seks di Gunung Kemukus

20 November 2014   02:31 Diperbarui: 17 Juni 2015   17:22 1109
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Buwat yang punya koneksi dengan wartawan, redaktur SBS.com.au,  dan dailymail.cp.uk , bila ada berita yang nggak enak atau aneh tapi nyata di Indonesia, digunakan juga masukan dari saya niih, biar tambah rame runyam :

...Mbok Nyebutnya itu juga gara gara Kubu KIH atau KMP yang berkuasa........

...Mbok Nyebutnya itu juga gara gara banyak Atheis........

...Mbok Nyebutnya itu juga gara gara Banyak Sekte Syiah..........

...Mbok Nyebutnya itu juga the `Christian most increased pupulity...`

...Mbok Nyebutnya juga, Orang orang Islam yang bingung dengan keIslamannya, gara gara kawin Campur ...`
Kenapa juga gak nyebut, "as known, that Indonesian Presidnet  Also Muslim?" ....   (Jangan jangan kelompok merekea sebanarnya juga tahu, mode Islam yang sudah mereka setting, mereka atur, mereka setel, sehingga bisa 'mengukur' daya reaksinya?)

Jangan Nyebut Islam doangk...., apalagi Muslim Pillgrim! Berbahaya Broo

Media Australia itu bermimpi!

Tentang Islam di Indonesia,  menurut mereka itu seperti islamnya Orang Ngarab, ketikaa ada 'pilgrim' Untuk Haji.

Mereka lupa! , untuk itu merka katakan Ribuan Islam Indonesia melakukan 'Pilgrim' untuk ritual Sex. Merkea juga mengira, Muslimnya orang Indonesia itu mereka pikir seperti muslimnya Arab.

Selain itu, beberapa media online Nasinal, Juga berubah mendadak Alim. Coba deh kalo ada demo FPI tolak Lokalisasi,,  rributnya minta Ampyun he heh

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun