Mohon tunggu...
Hanom Bashari
Hanom Bashari Mohon Tunggu... Freelancer - wallacean traveler

Peminat dan penikmat perjalanan, alam, dan ceritanya

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Gamalama

7 Agustus 2022   22:52 Diperbarui: 7 Agustus 2022   22:54 732
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Iya Pak, semua kursi telah terisi?"

"Iya, tadi mbak-nya sudah bilang begitu. Tapi saya tanya, tiket saya apakah ada yang ganti? Saya tidak cancel tiket saya"

Si mbak petugas kelihatan kebingungan.

"Coba mbak, panggil superviser atau manajer mbak ke sini, saya mau tanya ke dia", sambung saya.

Kemudian petugas tadi sibuk ber-handy talky, entah kepada petugas pesawat atau atasannya. Di tengah kepanikan si petugas tadi, datanglah pemuda ikut antri di belakang saya. Berpakaian sedikit rapih, menenteng tas ransel kecil, bersepatu boots kulit coklat. Khas para pekerja tambang.

"Mau check-in, Mas?" tanya saya.

"Iya".

"Katanya pesawat sudah penuh", terang saya.

"Loh koq bisa". Saya angkat bahu saja.

Tidak berapa lama munculah petugas lain yang terlihat lebih tua sambil memegang handy-talky juga. Saya menduga, petugas ini superviser si mbak petugas sebelumnya.

"Mohon maaf Pak, pesawat sudah penuh tidak bisa lagi tambah penumpang", terang petugas baru tadi dengan nada masih ramah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun